Lampung Selatan

5 Raperda Disahkan jadi Perda, 3 Ditangguhkan

Ketua dprd lamsel, hendry rosyadi, menandatangani berita acara pengesahan lima ranperda menjadi perda di ruang rapat utama gedung dewan, rabu sore (15/11/17). (foto: aka)

Lnews.co, KALIANDA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) mengesahkan lima dari delapan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) menjadi Peraturan Daerah (Perda) di ruang rapat utama gedung dewan, Rabu sore (15/11/17).

Delapan Raperda yang diajukan oleh Bupati Lamsel pada pertengahan bulan Oktober 2017 itu diantaranya, Ranperda tentang Penyidik Pegawai Negeri Sipil. Ranperda tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah.

Ranperda tentang Perlindungan Lahan Pertanian dan Pangan Berkelanjutan. Ranperda tentang Pencabutan Perda nomor 7 tahun 2012, tentang Retribusi Pencetakan KTP Elektronik dan Akta Pencatatan Sipil.

Ranperda pencabutan Perda nomor 8 tahun 2014 tentang Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil 2013-2023.

Kelima Ranperda tersebut disetujui oleh delapan fraksi dan disahkan oleh Legislatif menjadi Perda dibuktikan dengan ditandatanganinya berita acara pengesahan bersama Eksekutif yang diwakili oleh Wakil Bupati Lamsel, Nanang Ermanto.

Sementara tiga Ranperda yakni, Ranperda tentang Pencabutan Perda nomor 11 tahun 2011 tentang Retribusi Sarang Burung Walet ditolak dan tidak diperkenankan diusulkan ulang oleh Eksekutif.

Ranperda tentang Perubahan Perda (Peraturan Daerah) nomor 6 tahun 2015 tentang Perintahan Desa dan Badan Permusyaratan Desa diminta oleh Dewan agar diusulkan ulang oleh Eksekutif dengan menambahkan dasar hukum pembahasan dan rincian bahasan.

Dan Ranperda Perubahan kedua Perda nomor 21 tahun 2014 tentang Penyertaan Modal di Bank Lampung dan PDAM Tirta Jasa Kalianda ditunda pengesahannya dan Dewan meminta Eksekutif untuk mengkaji lebih rinci dan diusulkan secara terpisah.

“Dengan mengucapkan Bismillah Lima Ranperda tersebut kita sahkan menjadi Perda.” Tukas Ketua DPRD Lamsel, Hendry Rosyadi sambil mengetuk palu. (aka)

Comments

comments

Berita Popular

To Top
Shares