Narkotika

Bawa Sabu 2 Kilo, Warga Aceh Ditangkap di Bakau

kapolres lamsel, akbp. adi ferdian (kiri), wakapolres, Kompol, Sastra Budi (tengah) dan kasat narkoba, Akp. Syahrial, memperlihatkan 2,1 kg sabu asal aceh. (aka)

Lnews.co, KALIANDA – Satuan Narkoba Kepolisian Resor (Polres) Lampung Selatan, menggagalkan pengiriman Narkotika jenis sabu-sabu seberat 2100 gram atau 2,1 kilogram, Rabu (29/6/16).

Kasus pengiriman narkotika golongan satu dengan jumlah besar ini terungkap ketika kendaraan yang digunakan oleh kurir Muntasir (45), warga desa Tambon Tunong, Kecamaran Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, NAD, dihentikan petugas dipintu masuk pelabuhan Bakauheni, Lampung.

Setelah polisi melakukan pemeriksaan ditemukan dua bungkus sabu-sabu berlakban yang disimpan rapi di dashbord kendaraan suzuki APV warna hitam dengan nopol B 9479 BAH.

Muntasir mengaku diperintah Pemilik barang bernama Habib yang kini masih buron untuk mengantar sabu-sabu ke Jakarta dengan janji diupah sebesar 25 juta rupiah.

Tergiur dengan upah besar Muntasir akhirnya bersedia mengantar barang haram tersebut dengan uang muka 5.5 juta rupiah. Namun sayang, aksi nekad sang kurir dihentikan petugas sebelum sabu-sabu sampai ditempat tujuan.

“Apabila 2,1 kilogram sabu tersebut lolos, dikhawatirkan 200 ribu orang manusia akan menjadi korban Narkotika golongan satu ini, dengan asumsi 1 gram sabu digunakan oleh 100 orang.” ujar Kapolres Lampung Selatan, AKBP. Adi Ferdian, saat ekpose Rabu pagi.

Polisi bakal menjerat tersangka dengan pasal berlapis yakni pasal 112, pasal 114 undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara dan denda maksimal 13 milyar rupiah. (aka)

Comments

comments

2 Comments

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Berita Popular

To Top
Shares