Kriminalitas

Berusaha Kabur, Dua Pembegal Ditembak Polisi

Pelaku Firmansyah (baju garis), Jauhari (kaos putih), saat berada dirumah sakit untuk dirawat. (foto: van)

KOTABUMI – Dua pembegal yang hampir dua tahun buron, akhirnya dibekuk anggota Polsek Kotabumi Utara (Lampura), Jumat (13/5/2016). Polisi terpaksa menyarangkan timah panas di kaki kakak beradik tersebut, karena berusaha kabur saat akan ditangkap.

Firmansyah (33) Warga Desa Banjar Agung Kecamatan Abung Timur, dibekuk petugas saat berada di Desa Jasari KecamatanJati Asih Kabupate Bekasi Jawa Barat, Jumat dini hari.
Selanjutnya sang adik, Jauhari (26) yang juga warga Desa Banjar Agung itu, diciduk polisi di perumahan Bukit Kencana Kalibalok Antasari, sekitar pukul 10.30 wib.

“Firman dan Jauhari memang sudah lama kami cari. Mereka sudah masuk dalam DPO kami. Mereka terpaksa kami tembak kakinya karena berusaha kabur ketika mau ditangkap,” ujar Kanit Reskim Polsek Kotabumi, Aiptu Edi Purnomo.

Dia menjelaskan, kakak beradik itu ditangkap berdasarkan keterangan dua pelaku lainnya yakni Edi dan Agus, yang lebih dulu diciduk dan kini telah menjalani hukuman.

Menurut polisi, para tersangka merupakan pelaku pencurian dengan kekerasan terhadap Zulkifli (61) warga Dusun Kalibundar Deda Kalicinta,Kecamatan Kotabumi Utara, pada 16 September 2014 silam.

Saat itu, korban yang sedang berada dikebun miliknya dihampiri keempat pelaku, dan langsung menodongkan senjata tajam jenis laduk. Dibawah ancaman senjata tajam, korban diikat dan dianiaya di pohon karet. Setelah puas menganiaya, pelaku pergi dengan membawa motor Honda Revo BE 7236 JQ.

Sementara itu, ketika ditanyai , Firmansyah, mengakui semua perbuatannya. Dia menjelaskan usai melakukan aksi pencurian itu, dirinya kabur ke Bekasi dan bekerja di pabrik baja.

“Hasil penjualan motor itu, saya diberi Rp 500 ribu oleh Edi dan Agus,” ujar bapak satu anak ini.
Senada diungkapkan Jauhari. Dirinya mengaku jika hanya diajak oleh Edi dan Agus. Dirinya hanya diberi imbalan Rp 200 ribu dari penjualan hasil ramapasan tersebut. “Selama saya kabur, saya kerja sebagai kuli bangunan,” pungkasnya (van/str).

Comments

comments

4 Comments

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Berita Popular

To Top
Shares