Lampung Selatan

BPKAD Lamsel gelar Bimtek Keuangan Berbasis Akrual

Kepala BPKAD Lamsel sekaligus ketua panitia Bimtek keuangan, Intji Indriati (kedua kiri) dalam memantau bimtek keuangan di aula krakatau, kalianda, rabu (14/9/17). (dokbpkad)

Lnews.co, KALIANDA – Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Sistem Keuangan Daerah Berbasis Akrual, di aula Krakatau Sekretariat Daerah, selama empat hari.

Bimtek dengan nara sumber Tenaga Ahli Keuangan Daerah kabupaten Lamsel, Yulaela Prihantini itu dimulai sejak kemarin, Selasa 12/9/17 sampai dengan tanggal 15/9/17.

Pegawai BPKAD Lamsel sedang mengikuti Bimtek di aula Krakatau, Kalianda, Rabu (14/9/17). (dokbpkad)

Dalam sambutan pembuka, Ketua Panitia Bimtek yang juga Kepala BPKAD Lamsel, Intji Indriati, mengatakan, “Bimtek ini dilaksanakan untuk meningkatkan Pemahaman Pengetahuan dan Keterampilan dalam menyusun laporan keuangan daerah berbasis Akrual sesuai dengan Peraturan Pemerintah nomor 71 tahun 2010, tentang Standar Akuntansi Pemerintah,”

Selain itu menurut Intji, tujuan Bimtek ini agar laporan keuangan berbasis Akrual tersusun sesuai dengan ketentuan dan dapat dipertanggung jawabkan.

“Peserta dalam Bimtek ini adalah semua pegawai Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah, tanpa terkecuali, tujuannya untuk peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) BPKAD.”  Tukas Intji kepada Lnews.co, Rabu siang (13/9/17).

Selain itu menurut Intji, setelah Bimtek, harapannya SDM di BPKAD dapat mengassistensi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam melaksanakan pengelolalaan keuangan daerah di Pemkab Lamsel.

Dikutip Lnews.co dari laman fulcra.asia, keuangan berbasis akrual adalah, “penyandingan pendapatan dan biaya pada periode di saat terjadinya”, bukan pencatatan pada saat pendapatan tersebut diterima ataupun biaya tersebut dibayarkan (Cash Basis).

Ada dua metode pencatatan akuntansi, berbasis kas dan berbasis akrual. Akuntansi berbasis kas berarti hanya mencatat transaksi pada saat terjadinya transaksi kas.

Akuntansi berbasis akrual selain mencatat transaksi pengeluaran dan penerimaan kas, juga mencatat jumlah hutang dan piutang organisasi. Oleh karena itu, akuntansi berbasis akrual memberikan gambaran yang lebih akurat atas kondisi keuangan organisasi daripada akuntansi berbasis kas. Namun, jelas bahwa catatan menggunakan basis akrual lebih kompleks daripada basis kas.

(aka)

Comments

comments

To Top
Shares