Lampung Selatan

Di Natar, Nanang Rayu Yustin dengan Pantun

Nanang sampaikan pantun saat sambutan. (foto: anto/kmf)

Lnews.co, KALIANDA – Saat penilaian lomba desa tingkat provinsi Lampung di desa Way Sari kecamatan Natar, Selasa kemarin (4/12/18), Pelaksana tugas (Plt) Bupati Lampung Selatan (Lamsel), Nanang Ermanto merayu ketua tim penilai, Yustin Ridho Ficardo.

Yang unik, keinginan Nanang itu disampaikan melalui pantun saat menutup sambutannya dihadapan tim penilai lomba desa.

Isi pantun tersebut tak lain merupakan curahan hati dan harapan Nanang agar desa Way Sari menjadi juara satu.

“Sebelum saya tutup, perkenan saya menyampaikan pantun untuk Bu Yustin dan Rombongan,” ujar Nanang.

Ia kemudian melafadkan pantun tersebut, “Way Sari merupakan desa Pemekaran, Bersatu membangun lebih maju, mari semua kita doakan, Way Sari menjadi juara satu,”

Riuh teput tangan yang hadir menggema, usai Nanang membacakan pantun tersebut.

“Bu Yustin, kita tunggu pantunnya, semoga Bu Yustin membalas, ‘Saya akan kabulkan juara satu’,” tambah Nanang.

Istri gubernur Lampung itu pun membalas pantun yang diucapkan Nanang. Bukan satu pantun melainkan dua, satu dibacakan diawal sambutan dan pantun yang satunya lagi diakhir sambutannya.

“Sebelum saya mulai sambutan ini, saya balas dulu pantunnya Pak Nanang,” kata Yustin.

“Pergi ke pasar membeli ikan, jangan lupa membeli ketan, gerakan PKK mari kita optimalkan, giatkan kader sukseskan kegiatan,”

Pantun kedua disampaikan Yustin diakhir sambutannya. Ia berkata, “Masih ada satu lagi pantuan balasan untuk Pak Nanang,”

“Batik inuh terkenal di Lampung Selatan, Andalan Lampung kebanggaan Nusantara, desa Way Sari mari kita sukseskan, Wakilkan Lampung jadi Juara. Aamin y Rabbal’alamin.”

Sontak pantun balasan istri M. Ridho Ficardo itu pun disambut riuh tepuk tangan para pejabat dan warga yang hadir.

Usai ramah tamah, tim penilai lomba berkeliling desa, di salah satu rumah warga, Yustin membeli sayuran segar.

Dan di posyandu desa, Yustin juga sempat menggendong Balita dan menimbangnya.

Yustin timbang Balita. (foto: anto/kmf)

(aka)

Comments

comments

Berita Popular

To Top
Shares