Hukum

Eksekusi Doddy oleh Kejari Belum Jelas

Dok. Foto Kasi Intel Kejari Kalianda, Angga D. (ddn)

Lnews, KALIANDA – Rencana eksekusi R Doddy Anugera Putera yang terjerat kasus dugaan korupsi pengadaan mobil dinas (randis) bupati Pesawaran oleh Kejaksaan Negeri Kalianda (Kejari) atas putusan kasasi Mahkama Agung (MA) “Mak Jelas”. Pasalnya, hingga saat ini, pihak Kejari Kalianda bungkam seribu bahasa atas rencana eksekusi tersebut.

Saat beberapa orang wartawan lokal, Selasa (13/10) menyambangi kantor Kejari, Kepala Kejaksaan Negeri dan Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) sedang tidak berada dikantor. Termasuk beberapa pejabat utama lainnya. Menurut informasi yang didapat dari pihak keamanan/security kantor, jajaran sedang ke Kejaksaan Tinggi.

“Nggak ada orang, lagi pada ke Kejati,” ujar penjaga disana.
Sebelumnya, Kasi Intel Kejari Angga D juga enggan berkomentar saat dikonfirmasi beberapa waktu lalu. Dia hanya mengarahkan untuk mengkonfirmasi ke Kasi Pidsus Kejari. “Bukan wewenang saya untuk menjawab, silahkan konfirmasi ke (kasi) Pidsus,” ujarnya Kamis (8/10) lalu.

Untuk diketahui, berdasarkan salinan, putusan Kasasi MA untuk Doddy Anugera Putera sudah diterima oleh pengadilan Tipikor Pengadilan Negeri Tanjungkarang, dalam putusan kasasinya, MA menjatuhkan hukuman 4 tahun penjara. Doddy di vonis bersalah dalam kasus pengadaan mobil dinas bupati Pesawaran tahun 2010 lalu.

Pengadilan Negeri Tanjungkarang pun mengatakan akan segera memproses salinan putusan kasasi MA tersebut untuk kemudian akan diserahkan/diberitahukan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kalianda yang menangani kasus tersebut.

Masih dalam salinan putusan Kasasi MA tertanggal 18 Agustus 2015 hakim menyatakan, Doddy bersalah dalam perkara yang telah merugikan negara mencapai Rp. 127,3 juta, dan kasasi perkara ini sendiri telah diputus sejak 3 Desember 2014 lalu. (ddn/str)

Comments

comments

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Berita Popular

To Top
Shares