Lampung Selatan

Festival Kalianda tuai Reaksi Dewan “Jangan-jangan Pemenang Tender hanya Tameng”

Gambar tangkap pemenang tender disparbud lamsel. (aka)

Lnews.co, KALIANDA – Pentenderan Festival Kalianda 2018 mendapat tanggapan mendalam dari Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Lampung Selatan (Lamsel).

Wakil Rakyat dari Fraksi Partai Gerindra, Syaiful Anwar menduga ada permainan oleh oknum Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) setempat.

Modusnya menurut Syaiful, oknum Dinas memenangkan salah satu peserta lelang, atau dengan kata lain oknum meminjam CV nya saja namun semua pekerjaan sebenarnya dikerjaan oleh oknum-oknum didinas tersebut.

“Jangan-jangan rekanan hanya dipinjam CV nya, tapi oknum dinas sendiri yang main, Filling saya kok arahnya begitu loh,” kata Syaiful kepada Lnews.co, Kamis malam (26/4/18).

Ia melanjutkan, CV. yang memenangkan item Belanja Jasa Pihak Ketiga Pelaksana Kegiatan, Festival Kalianda belum cukup capable sebagai Event Orgaizer (EO).

“Setau saya CV. Restu Ayu hanya penyedia jasa tarup dan sertaannya, kan gak mungkin untuk pengadaan tarup sampai 700jt an, sementara pemiliknya sering ngeluh secara terbuka di akun fbnya soal sulitnya minta uang pembayaran, kalau pola tagihan resmi, pasti dia paham pola mainnya,” lanjut Syaiful.

Ia juga menduga pengajuan CV tersebut hanya formalitas. “Pengajuan secara formal, Kayaknya dia terima beres loh rul Alat yang dia punya dipake kemudian lainnya oknum yang memainkan. Jadi dia dibayar ala transaksi perorangan, tapi CV di pinjam oleh oknum, cincailah Firasat saya kok mengatakan begitu.” Tukas Syaiful.

Lnews.co dua hari lalu menanyakan langsung kepemilik CV. Restu Ayu yang beralamat di Sidowaluyo kecamatan Sidomulyo.

“Iya benar, CV. Restu Ayu yang memenangkan tender untuk kegiatan Festival Kalianda, nilainya benar sekitar 727 Juta,” ujar Erni, istri pemilik CV. Restu Ayu.

Sementara menurut Kepala Disparbud Lamsel, Yuda Sukmarina tidak memberikan pernyataan langsung, Ia hanya meminta Lnews.co untuk melihat langsung di situs LPSE Lamsel.

“Ya lihat saja di situs LPSE,” ujar Yuda singkat yang kemudian langsung menutup telepon Lnews.co.

Lnews.co kemudian menghubungi kembali Yuda, namun tiga kali dihubungi, sang Kadis tak lagi mengangkat.

Dari penelusuran Lnews.co di media sosial, bumper maupun banner bukan dibuat oleh CV. Restu Ayu, melainkan oleh perusahaan lain yang tidak memenangkan tender Disparbud Lamsel. (aka)

Comments

comments

Berita Popular

To Top
Shares