Hukum

Gerebek Sabung Ayam, 2 Polisi Ikut Ditahan

rudi hartono (tengah) saat jumpa pers dikantornya di kalianda, lamsel, rabu siang (26/4/17). (aka)

Lnews.co, KALIANDA – Tidak terima abang kandungnya ditahan Propam, Seorang Notaris di Kalianda, Lampung Selatan, Rudi Hartono, Curhat dengan sejumlah wartawan, Rabu siang (26/4/17).

Menurut Rudi, Keluarga besarnya mempertanyakan tindakan yang dilimpahkan kepada Kanitreskrim Polsek Jati Agung, Ajun Inspektur Satu (Aiptu) Sulyadi, yang diputus telah melanggar prosedur penangkapan Judi Sabung Ayam di Jati Agung sebulan yang lalu dan ditahan tujuh hari di Polres Lampung Selatan.

“Kami mempertanyakan Polres mengapa menahan saudara kami karena menangkap pelaku sabung ayam. Aiptu Sulyadi saat itu sedang melaksanakan tugasnya sebagai aparat penegak hukum.” Ujar Rudi dikantornya kepada wartawan.

Rudi membeberkan, Aiptu Sulyadi telah beberapa kali menjalani sidang kode etik dan akhirnya diputus telah melanggar prosedur penangkapan tanpa melapor keatasan terlebih dahulu.

“Aiptu Sulyadi dan anak buahnya, Bripka Agus ditahan di Polres sudah dua hari dengan kesalahan yang sama. Menjadi pertanyaan kami, mengapa polisi menggrebek judi yang merupakan penyakit masyarakat kok ditahan dengan alasan telah melanggar prosedur. Ini bisa menjadi momok bagi anggota, mereka bisa gamang ketika melakukan penegakan hukum.” bebernya.

Dari keterangan Kasi Propam Polres Lampung Selatan, Inspektur Satu (Iptu) Dahlan, Penahan Aiptu Sulyadi dan Bripka Agus sudah sesuai prosedur.

“Pada saat dilakukan penggerebekan, pelaku sabung ayam bernama, Junaidi mengajak berunding Bripka Agus agar pelaku tidak ditahan. Namun Istri Junaidi melapor ke kerabatnya seorang AKBP di Polda Lampung, Perempuan tersebut mengatakan mengapa sudah ada perundingan suaminya masih ditahan.” Jelas Dahlan

Selanjutkan Menurut Dahlan, berdasarkan hasil sidang disiplin, Aiptu Sulyadi telah melanggar pasal 4 huruf H PP Nomor 2 tahun 2003, tentang Disiplin, karena yang bersangkutan tidak melaporkan tentang penahanan orang atau manusia, akan tetapi yang dilaporkannya sejauh ini hanya barang bukti penyitaan.

Sementara Bripka Agus, berdasarkan hasil sidang disiplin yang bersangkutan melanggar pasal 6 huruf W, PP Nomor 2 tahun 2003, karena adanya dugaan Pungli pada kasus tersebut.

Keduanya lanjut Dahlan, ditahan dengan hukuman yang sama yakni tujuh hari di sel Propam Polres Lampung Selatan dan keduanya sudah ditahan selama dua hari.

Penggerebekan sabung ayam tersebut terjadi pada akhir Maret 2017, di Jati Agung, Lampung Selatan dengan tersangka Junaidi yang saat ini berkasnya sudah P21. (aka)

Comments

comments

Berita Popular

To Top
Shares