Kriminalitas

Indahnya 352 Lembar Kulit Ular Sanca Batik yang disita KSKP Bakauheni

Kapolres Lamsel, AKBP. M. Syarhan (tengah) Kepala KSKP Bakauheni, AKP. Rafli dan Kasatnarkoba, Iptu Ferdiansyah megang kulit ular sanca batik, rabu siang (26/9/18). (foto: aka)

Lnews.co, BAKAUHENI – Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Bakauheni menyita 352 lembar kulit ular sanja batik asal medan di pintu masuk pelabuhan Bakauheni.

Ratusan kulit ular sanja batik itu dikirim dari Sumatera Selatan (Sumsel) melalui mobil kargo tujuan Jakarta.

“Kendaraan box yang membawa kulit ular sanja batik tanpa dokuken 124 lembar dan kulit ular sanja batik sebanyak 228 lembar dibawa melalui paket, sekarang masih proses pengembangan pemilik dan pemesan,” ujar Kapolres Lamsel, AKBP. M. Syarhan dihalaman kantor KSKP Bakauheni, Rabu siang (26/9/18).

Barang bukti kulit ular sanja batik itu langsung diserahkan Kapolres ke petugas Karantina Pertanian Kelas I Bandar Lampung, Wilayah Kerja Bakauheni.

Selain menyita kulit ular, KSKP dan Satnarkoba Polres Lamsel juga menyita 500 gram ganja kering dan mengamankan dua orang pemilik.

“Saya Beli 800 ribu, untuk dipakai bersama dengan teman,” ujar Pemilik ganja FA dan TN.

Satrnarkoba juga menyita 30 butir ekstasi dari tangan DW. Narkotika itu dikirim melalui bus ALS dan mobil Kargo.

“Kita harap pengusaha Kargo melakukan pengawasan barang kiriman, agar tidak melanggar hukum,” Tukas M. Syarhan.

Pemilik Narkotika bakal dijerat dengan Undang-undang nomor 35 tahun 2009 dengan ancaman 20 tahun penjara dan denda 20 Milyar rupiah.

Kepala KSKP Bakuheni, AKP. Rafli Yusuf Nugraha memegang salah satu kulit ular sanca batik yang disita, Rabu siang (26/9/18). (foto: aka)

(aka)

Comments

comments

Berita Popular

To Top
Shares