Lampung Selatan

Ini dia Infrastruktur dan Fasilitas Publik di Lamsel yang dibangun dengan CSR

Tatang rohadi (kedua kanan) saat mendengarkan arahan plt. Bupati lamsel, nanang ermanto (kanan) soal perbaikan jembatan pasar inpres kalianda, eberapa waktu yang lalu. (foto: kmf)

Lnews.co, KALIANDA – Pemkab Lampung Selatan (Lamsel) memperbaiki sejumlah infrastruktur dan fasilitas publik tanpa menggunakan uang negara.

Jika dihitung jumlah anggaran untuk membangun tanpa menggunakan uang negara itu mencapai hampir Rp. 3 milyar.

Dari mana uang untuk membangun sejumlah infrastruktur dan fasilitas publik tersebut? Ternyata, Plt. Bupati Lamsel, Nanang Ermanto membentuk perkumpulan dengan nama Forum CSR Lampung Selatan.

Tugas forum yang dipimpin oleh Manajer Pelabuhan BBJ Bakauheni, Tatang Rohadi itu untuk mengumpulkan dana Corporate Social Responsibility (SCR) dari perusahaan yang beroperasi di Lamsel.

CSR yang dipungut tidak hanya berupa uang tunai, namun juga dalam bentuk barang dan bahan bangunan.

“Dana maupun barang dan bahan itu kita gunakan untuk membangun beberapa infrastruktur dan fasilitas publik di Lamsel, jika dalam bentuk uang, kita minta perusahaan langsung mentransfer ke rekening CSR di Bank BRI Kalianda, untuk bahan atau barang kita minta langsung dikirim ke lokasi,” beber Tatang kepada Lnews.co di rumah dinas bupati, Selasa sore (27/11/18).

Ada sejumlah kendala yang dihadapi oleh Tatang ketika mengumpulkan CSR. Kendala itu diantaranya, lama pengiriman dan berbelitnya birokrasi administrasi perusahaan.

“Kemarin saya menagih CSR disebuah perusahaan di daerah Katibung, tak usah saya sebut namanya, disana saya tidak disambut dengan baik, saya dicuekin, dikira saya pengemis, padahal saya ingin menagih komitmen perusahaan yang sudah sepakat untuk membantu Pemkab Lamsel,” ujar Tatang.

Menurutnya kendala itu muncul karena disejumlah perusahaan menerapkan manajemen ketat ketika berurusan dengan pengeluaran uang.

“Katanya nunggu rapat direksi dulu baru CSR bisa diluarkan dan masalah lain-lain.” Tukasnya.

Adapun infrastruktur dan fasilitas umum yang sudah dibangun dan masih dalam proses pembangunan yakni, Pembangunan dan perbaikan atas tribun dan lampu di lapangan Korpri Kalianda yang menelan biaya sekitar 17 juta rupiah.

Kemudian, pembangunan Jembatan Pasar Inpres yang rusak akibat air bah, menelan biaya sekitar 2,5 milyar rupiah.

Pembangunan taman dan paving blok di GOR Way Handak yang menelan biaya 200 juta rupiah dan persiapan pantai Kedu Warna sebagai lokasi lomba Paramotor yang diperkirakan menelan biaya 15 juta rupiah. (aka)

Comments

comments

Berita Popular

To Top
Shares