Lampung Selatan

“Jangan Dipakai untuk Pribadi, Apalagi Berbau Negatif”

Zainudin Hasan serahkan sepeda motor untuk penagihan pbb kepada petugas, di halaman kantor bupati, kamis (13/10/17). (foto: aziz/kmf)

KALIANDA – Bupati Lampung Selatan, Zainudin Hasan menyerahkan 18 Kendaraan Dinas (Randis) roda dua kepada petugas penarik PBB yang tersebar di 17 kecamatan.

Kendaraan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Zainudin di halaman kantor Bupati, Kamis (12/10/17). Turut menyaksikan penyerahan itu, Sekretaris Daerah Ir. Fredy SM, MM, Kepala Badan Perpajakan dan Retribusi Daerah (BPRD) dan sejumlah pejabat dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan.

“Langkah jemput bola ini dilaksanakan guna menjangkau masyarakat yang ada di pelosok-pelosok desa agar tidak perlu datang jauh-jauh untuk membayar PBB. Selain itu juga sekaligus untuk memaksimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang bersumber dari PBB,” kata Zainudin.

Ia juga meminta petugas yang ditunjuk dapat menjadi pelopor perubahan bukan hanya dalam hal penarikan pajak semata, melainkan juga menjadi pelopor pendataan masyarakat miskin, seperti rumahnya tidak layak, tidak mempunyai WC, IMB, KIP, Raskin, BPJS, PKH, dan warga yang sakit atau membutuhkan bantuan ambulance gratis.

“Nanti saya pinta camat dapat mengevaluasi, berapa banyak dalam satu hari kunjungan, agar nanti kedepan mereka bisa kita berikan tunjungan untuk operasionalnya. Dari hasil laporan dan masukan-masukan yang diperoleh dari masyarakat kan lebih mudah kita menyikapi informasi yang masuk,” imbuhnya.

Zainudin pun mewanti-wanti, kiranya para petugas yang diberikan kendaraan operasional dapat merawat dan menjaga aset pemerintah tersebut. Agar tidak disalahgunakan untuk aktivitas pribadi, apalagi yang berbau negatif.

“Tolong dirawat, jangan sampai dibiarkan terbengkalai, nanti dicek kelengkapannya setelah diterima. Pemerintah memberikan ini agar kinerja jajaran dapat lebih masimal,” tegasnya.

Sementara, berdasarkan keterangan Kepala BPRD Drs. Burhanuddin, MM, kendaraan jenis roda dua yang diserahkan tersebut sebanyak 18 unit, dimana masing masing petugas penarik PBB di 17 kecamatan mendapat 1 unit kendaraan operasional dan 1 unit lagi diserahkan ke Kantor BPRD.

“Ini sebagai bentuk perhatian pak bupati tehadap jajaran dibawah. Dengan adanya kendaraan ini kita semakin optimis realisasi PAD dari PBB sebesar Rp. 22 miliar bisa tercapai.” Tukasnya. (aziz/kmf)

Comments

comments

Berita Popular

To Top
Shares