Kriminalitas

Karena Dendam, Warga Tanjung Bintang Celurit Temannya hingga Tewas

Pelaku pembunuh teman, Pauzi saat ditanya sejumlah wartawan di halaman mapolres lamsel, senin siang (25/6/18). (foto: jo)

Lnews.co, KALIANDA – Sabtu malam, Tanggal 23 Juni 2018 menjadi hari terakhir Yoga Ajinanda (18). Warga desa Kali Asin kecamatan Tanjung Bintang kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) itu tewas disabet celurit teman sekolahnya.

Pelaku bernama Pauzi (19), teman sekolah yang juga tinggal satu desa dengan korban, menghabisnya nyawa Yoga karena dendam.

Pelaku dendam karena dirinya pernah dipukuli oleh korban saat masih sama-sama sekolah di Madrasah Daarul Ulum Tanjung Bintang, beberapa waktu yang lalu.

Pelaku membunuh korban saat hiburan malam kuda kepang di dusun Trimulyo desa Way Galih Lunik, Tanjung Bintang dua hari yang lalu.

Menurut polisi, Pauzi memang sudah merencanakan pembunuhan tersebut, karena sejak dari rumah, pelaku sudah menyiapkan celurit yang disimpannya dalam jaket.

“Hai Bro… masih ingat dengan gua enggak” dan oleh Korban dijawab “Masih ingat Iah… lu kan yang pernah gua gebukin dulu.. ngapain kesini-sini,” demikian obrolan pelaku dan korban seperti yang ditirukan Kapolres Lamsel, AKBP. M. Syarhan saat jumpa pers ungkap kasus di halaman Mapolres, Senin siang (25/6/18).

Ucapan tersebut membuat pelaku emosi dan mengajak korban ketempat sepi dengan mengatakan “ayo kita kebelakang sebentar,”

Korban kemudian mengikuti Pelaku, dan sesampainya di samping salah satu rumah dekat hiburan kuda kepang, Pelaku langsung mengeluarkan celurit dari dalam jaket dan menebaskan leher korban sebanyak satu kali.

Yoga langsung rubuh. Tanpa menghiraukan korban, Pelaku meninggalkan lokasi.

“Pelaku dendam dengan korban, karena sebelumnya Pelaku pernah ada masalah dengan Korban pada saat masih bersekolah di Madrasah Daarul Ulum Tanjung Bintang. Pasal 338 KUHP Sub Pasal 351ayat (3) KUHPidana dengan ancaman kurungan 15 Tahun Penjara.” Tukas Kapolres.

Pelaku kini mendekam di tahanan Mapolres Lamsel dengan kaki kiri yang telah bersarang timah panas.

Kapolres Lamsel, AKBP. M. Syarhan (tengah) saat merilis kasus pembunuhan di Tanjung Bintang, di halaman Mapolres Lamsel, Senin siang (25/6/18) (foto: ari)

(aka)

Comments

comments

Berita Popular

To Top
Shares