Lakalantas

Kasat Lantas: “Itu Kecelakaan Biasa, Jangan Dibesar-besarkan”

kasat lantas polres lamsel, akp. rafli yusuf. (ujg)

Lnews, KALIANDA – Kecelakaan Lalu Lintas yang menyebabkan pengendara sepeda motor tewas ditempat di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), depan kantor PDIP, Kalianda, Senin malam (12/6/17), menimbulkan tanggapan berbeda.

Menurut Kasat Lantas Polres Lampung Selatan, AKP. Rafli Yusuf Nugraha, kasus kecelakaan yang ternyata melibatkan seorang pejabat Pemda Lampung Selatan tersebut, bukan kasus tabrak lari. Kejadian tersebut menurutnya hanya kecelakaan biasa yang kebetulan saja melibatkan seorang pejabat.

“Waduh mas itu bukan tabrak lari, kan orangnya (penabrak-red) masih ada dan tidak lari. Hanya saja sedang mengamankan diri dirumahnya. Semuanya ada kok, termasuk kendaraan yang dipakainya,” ujar Kasat Lantas, yang baru 2 minggu menjabat di Polres Lamsel ini.

Saat kembali didesak oleh Lnews.co, Rafli kembali beralasan itu hanya kecelakaan biasa. “Kecelakaan biasa kok mas, jangan dibesar-besarkan Mas, yang penting pengendara mobil tersebut ada dan tidak lari. Sementara untuk pengendara mobil kita kenakan pasal 310 Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu lintas dan Angkutan Jalan. Untuk ayatnya belum ditetapkan, masih proses laporan yang belum selesai. Untuk pastinya akan dijelaskan besok,” beber mantan Kasat Lantas Lampung Tengah ini.

Pernyataan Kasat tersebut berbeda dengan keterangan saksi dilapangan, menurut saksi, mobil yang dikendarai oleh sang pejabat langsung meninggalkan lokasi kejadian dan sempat mengganti plat nomor kendaraannya.

Korban masih tergelatak ditengah jalan disaksikan sejumlah warga saat kecelakaan didepan kantor PDIP Lamsel, Senin malam sekitar pukul 21.55 Wib (12/6/17). (fit)

“Awalnya ada kendaraan berplat merah menyerempet motor korban, kemudian korban terpental ke tengah marka jalan, seketika ada bus yang melintas dan langsung menabrak Korban,” kata saksi yang namanya enggan ditulis.

Menurut dia, setelah menyerempet kendaraan plat merah itu langsung melarikan diri menuju arah komplek Ragom Mufakat Dua. Barang bukti kendaraan yang tadinya berplat merah, saat dibawa polisi platnya sudah diganti dengan plat hitam, diduga pengendara mobil tersebut berupaya menyamarkan bukti.

Untuk diketahui, kecelakaan maut, yang menyebabkan pengendara motor Vixion warga Dusun Bogol, Desa Sukatani, Kecamatan Kalianda tewas ditempat diduga karena kendaraan motor yang ditumpangi korban tersenggol body mobil yang ternyata dikendarai oleh Nurmali Rizal, Kabag Perekonomian Pemkab Lamsel.  (ujg)

Comments

comments

To Top
Shares