Bandar Lampung

Kendaraan Bersenggolan, PNS Balam Tewas Ditembak

Korban penembakan saat dirumah sakit adven Bandar Lampung. (foto: facebook dedi miryanto)

BANDAR LAMPUNG – Seorang PNS Pemkot Bandarlampung, bernama Rismizar (44) menjadi korban penembakan di depan Kampus Pasca Sarjana Universitas Bandar Lampung, Selasa (23/5/2017) sekitar pukul 18.30 WIB.

Rismizar (44) yang diketahui menjabat Sekretaris Kelurahan Kuripan, Teluk Betung Barat, tewas  ditembak oleh seorang pria yang diduga berprofesi sebagai tukang ojek.

Melalui pesan singkatnya, Kabid Humas Polda Lampung Kombes Sulistyaningsih menjelaskan telah terjadi penembakan di Jalan ZA Pagaralam tepatnya didepan kampus Pascasarjana UBL sekira pukul 18.30 WIB, Selasa (23/5/2017).

“Korbannya, Risminar, 44 tahun, Islam, PNS,  beralam jalan Zainal Abidin Pagar Alam No.05 Labuhan Ratu Bandar Lampung. Pelaku penembakan diketahui bernama MK (34), seorang tukang ojek,” katanya.

Saat ini, lanjutnya, pihak kepolisian sedang melakukan pendalaman dengan meminta keterangan dari saksi saksi yang mengetahui aksi penembakan yang menewaskan seorang PNS tersebut.

“Saat ini masih memeriksa saksi-saksi yang mengetahui aksi penembakan. Di antaranya, MR (20), anggota Polres Pesawaran, warga jalan Untung Suraparti, Labuhanratu, Bandar Lampung. Saksi lainnya, AR (26), warga Jalan M Yunus, Waykandis, Tanjungsenang, Bandar Lampung,” terangnya.

Sulis menerangkan, kejadian itu bermula adanya keributan antara pelaku MK dengan korban di lokasi kejadian. Tak disangka pelaku yang diketahui berprofesi sebagai tukang ojek mencabut senjata menyerupai pistol dan diarahkan ke muka korban.

“Terdengar 1 kali letusan dan mengenai mata sebelah kiri. Setelah menembak korban, pelaku melarikan diri dengan cara menumpang disertai todongan kepada pengguna jalan. Motor dan rekan pelaku di tinggalkan di TKP,” ujarnya.

Korban yang mengalami luka dibagian mata dan tembus kepala belakang, langsung di larikan ke rumah sakit advent. Namun nyawanya tidak tertolong. “Korban dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis RS Advent,” ucapnya.

Saat ini, aparat kepolisian mengamankan barang bukti berupa motor Yamaha Mio warna hijau Nopol BE 3517 UF. Saksi dan barang bukti di bawa ke Polsek Kedaton. (sumber: inilampung.com/*/ilc-2)

Comments

comments

Berita Popular

To Top
Shares