Lampung Selatan

Kominfo Lamsel kini punya Alat Pengacau Sinyal

staf kominfo lamsel sedang mencoba jammer bantuan dari badan sandi negara, selasa (11/4/17). (aka)

Lnews.co, KALIANDA – Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kabupaten Lampung Selatan mendapat bantuan alat pengacau sinyal dari Badan Sandi Negara.

Bantuan langsung diuji coba diruangan Kominfo. Mengagumkan ketika alat berbentuk persegi panjang dengan ukuran sekitar 70×50 centimeter ini dinyalakan semua sinyal telepon selular di kantor tersebut mati.

Efeknya akan lebih luas jika antena yang disertakan ikut dinyalakan secara bersamaan, sinyal telepon dalam jarak 100 meter sampai 150 meter akan hilang.

Staf Kominfo Lamsel memperlihatkan hape mereka yang hilang sinyal saat jammer dinyalakan, Selasa (11/4/17). (aka)

“Alat ini bantuan dari Badan Sandi Negara yang nantinya akan kita manfaatkan untuk hal-hal penting seperti, rapat privat. Jadi gak perlu ada perintah “ayo hape disilent”, alat dinyalakan sinyal langsung hilang.” Ujar Kadis Kominfo Lamsel, Syahroni.

Menurut Syahroni, sebelumnya Kominfo sudah mengajukan sejak lama pengadaan Jammer (alat pengacu sinyal-red) ke Badan Sandi Negara dan baru tahun ini alat tersebut diberikan.

“Pengajuannya sudah lama ke Badan Sandi Negara dan Alhamdulillah tahun ini bisa terwujud. Kita berharap alat ini bisa besar manfaatnya.” Tukasnya.

Alat ini diserahkan langsung oleh Sandiman Penyedia Badan Sandi Negara, Suromartono ke Kadis Kominfo. Menurutnya, Lampung Selatan merupakan satu dari 39 kabupaten/kota yang mendapatkan Jammer.

“Seluruh Indonesia sudah kita serahkan 36 Jammer ke kabupaten atau kota. Alat ini dari anggaran tahun 2016. Tahun ini juga bantuan alat masih kita berikan kepada yang meminta kepada kita.” Kata Suro.

Selain menyerahkan alat, penyedia juga memberikan diklat singkat cara menggunakan Jammer. Menurut Kabid Persandian, Rahmat Akbar, diklat tersebut penting dilakukan agar ketika menggunakan alat tersebut tidak menemui kendala.

“Menggunakannya gampang-gampang susah, karena ada beberapa cara pakai yang mesti hati-hati menerapkannya, jika tidak alat jammer itu bisa rusak.” beber Rahmat.

Dari pantauan Lnews.co, Ketika alat ini dicoba, semua sinyal dikantor Kominfo hilang. “Iya, ini hape saya gak ada sinyalnya, hilang sinyalnya.” Ujar salah seorang Kasi di Kominfo, Zaldi kepada Lnews.co Selasa siang (114/17) sambil menunjukan telepon pintarnya. (aka)

Comments

comments

Berita Popular

To Top
Shares