Advertorial

Kunker DPR RI, Loekman minta ADD Dibagi Merata

Plt. Bupati Lamteng, Loekman Djoyosoemarto (kanan) bersalaman dengan anggota Komisi XI DPR RI. Marwan Cik Hasan. (foto: dokhumas)

LAMTENG – Kunker DPR RI Komisi XI dengan Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah. Plt. Bupati Loekman Djoyosoemarto, sampaikan permintaan, salah satunya agar Pemerintah RI dapat memberikan Anggaran Dana Desa (ADD) secara merata.

Kunker Anggota DPR RI di Lamteng, Kamis (22/3/18). (foto: dokhumas)

Kunjungan kerja rombongan Komisi XI DPR RI, berlokasi di Kampung Tempuran, Kecamatan Trimurjo Kabupaten setempat. Kamis 22 Maret 2018.

Dalam kesempatan itu, Loekman menyampaikan keluhan kepada anggota Komisi XI tersebut,  terkait beberapa persoalan yang ada di pemerintahan setempat. Dua point penting yang disampaikan Loekman Djoyosoemarto, selain meminta ADD dapat merata diberikan oleh Pemerintah pusat, Loekman juga menyampaikan bahwa Lampung Tengah kini sudah kekurangan tenaga pendidik sejak adanya moratorium 2012 silam.

“Tolong sampaikan kepada Pemerintah Pusat, agar dapat memberikan ADD secara merata, tidak hanya diberikan kepada desa atau kampung saja, tetapi ia berharap kelurahan juga dapat diberikan dana penunjang pembangunan yang sama, agar pembangunan bisa merata,”

Demikian permintaan Plt. Bupati Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto di sampaikannya kepada rombongan Komisi XI DPR RI.

Loekman melanjutkan, selain dari ADD, patut disampaikan juga bahwa Lampung Tengah saat ini kekurangan tenaga pendidik, karena setiap tahun PNS yang pensiun. Dari itu, PNS di Lampung Tengah, sekitar 90 persen adalah PNS dari guru. Kekurangan tenaga pendidik ini, mulai terasa selama tiga tahun, sejak ada moratorium pada tahun 2012 lalu.

Menanggapi hal tersebut, Ketua rombongan Komisi XI DPR RI. Marwan Cik Hasan mengungkapkan, semua masukan yang disampaikan  Pemerintah Daerah,  akan disampaikan kepada DPR RI yang membidanginya. Salah satu fungsi wakil rakyat, adalah mendengar, menerima dan menyampaikan keluhan masyarakat kepada pemerintah. (Adv)

Comments

comments

Berita Popular

To Top
Shares