Lampung Selatan

Lima Orang Bakal di Umrohkan Tahun 2018, Ini Anggaran Lengkap BMS

Kepala bms, anton carmana menerangkan penggunaan anggaran dihadapan anggota banggar dprd lamsel, rabu sore (29/11/17). (foto: aka)

Lnews.co, KALIANDA – Kabar gembira bagi masyatakat Lampung Selatan (Lamsel) yang memenangi Lomba dan dijanjikan hadiah Umroh, Badan Bina Mental Spritual Setdakab Lamsel sudah menganggarkan ibadah Umroh di tahun 2018

Anggaran Umroh tersebut rencananya untuk lima orang, yang masuk dalam mata anggaran Pembinaan Kerukunan Umat Beragama yang nilainya mencapai Rp. 2,34 Milyar.

“Umroh untuk 5 orang tersebut adalah umroh bagi pemenang lomba MTQ dan pemenang lomba lain yang hadiahnya Umroh,” ujar Kepala BMS, Anton Carmana kepada anggota Banggar saat pembahasan di ruang Banggar DPRD Lamsel, Rabu sore (29/11/17).

Selain untuk Umroh, anggaran itu juga bakal dipergunakan untuk honorarium 260 orang guru ngaji, 2 orang penceramah, 3 orang imam, 1 orang muazin, 17 pendeta kristen protestan, 6 pendeta katolik, 15 pendeta budha dan 20 pemangku hindu.

Selain itu, dari total anggaran BMS tahun 2018, sebesar Rp. 7,66 Milyar, anggaran untuk Musabaqoh Tilawatil Qur’an Tingkat Kabupaten menempati posisi kedua penyedot anggaran terbesar yakni Rp. 1,47 Milyar.

Kemudian anggaran Pelaksanaan Ibadah Haji, Bantuan OTD Haji dan BPIH Petugas Haji Daerah sebesar Rp. 1,23 Milyar. Untuk Safari Ramadhan sebesar Rp. 596,2 Juta. Pengajian Rutin ASN dan Masyarakat sebesar Rp. 444 Juta.

Pengiriman Kafilah ke Tingkat Provinsi sebesar Rp. 373,4 Milyar. Pembinaan dan Peningkatan kualitas Qori Qoriah sebesar Rp. 288,7 juta. Pelaksanaan Kegiatan Syiar Islamiyah sebesar Rp. 235,8 Juta.

Dan anggaran paling kecil di BMS adalah Pelaksanaan Bantuan Rumah Ibadah, TPA dan Pondok Pesantren dan Yayasan Bernuasa Agama yang hanya berjumlah Rp. 27,3 Juta.

Anggaran sebesar itu bakal digunakan untuk belanja barang/jasa ketika membantu rumah ibadah 260 Desa serta untuk Pondok Pesantren dan Yayasan.

“Kita dengar ada isu Qori dan Qoriah bayaran, sesuai saja Lamsel duduki posisi ke-11 karena tidak sehati memperjuangkan Lamsel. Saya minta BMS lebih selektif lagi dalam mengirim Qori dan Qoriah ke Provinsi supaya yang diikutkan benar-benar orang-orang Lamsel, tidak import agar Lamsel bisa juara, saya yakin pak Anton ini bisa membawa kita Juara MTQ,” kata Anggota Banggar, Hamdani menanggapi pemaparan oleh Kepala BMS, Anton Carmana. (aka)

Comments

comments

Berita Popular

To Top
Shares