Kriminalitas

Melawan Polisi, Begal Motor Sadis Rubuh Ditembak

Sang begal sadis saat dipapah polisi. (tribratanews.polri.go.id)

TANGGAMUS – Dini hari kemarin Minggu (2/4/17) merupakan akhir pelarian daftar pencarian orang (DPO) tersangka pencurian dengan kekerasan (Curas), Irwansyah (29) tumbang dengan dua peluru polisi gabungan Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Polres Tanggamus dan Polsek Wonosobo bersarang di kaki kanannya.

Tertangkapnya warga Pekon Sanggi Kecamatan Bandar Negeri Semoung Kabupaten Tanggamus yang setiap melakukan aksi kejahatan bersama komplotannya tidak segan melukai korbannya itu merupakan upaya polisi melakukan penyelidikan DPO/05/I/2011/Reskrim karena kejahatan Curas Sepeda Motor bersama dua komplotannya di jalan raya pekon Gunung Doh Kecamatan Bandar Negeri Semuong Tanggamus diketahui telah kembali dari tempat persembunyiannya.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Tanggamus AKP Hendra Saputra, SE., mendampingi Kapolres Tanggamus AKBP Alfis Suhaili, S.Ik., M.Si menjelaskan penangkapan DPO Irwansyah pada jam 03.00 Wib oleh Tekab 308 Polres Tanggamus dan Polsek Wonosobo didasarkan laporan perkara LP/34/XII/2010/Polda Lpg/Res Tgms/Sek Sobo tanggal 14 Desember 2010.

Saat ditangkap lanjut Kasat Reskrim, juga berusaha melukai polisi, setelah tembakan peringatan tersangka tidak mengindahkannya, lantas dilakukan tindakan terukur akhirnya tumbang dengan luka tembak di kaki kanannya.

“tersangka yang tergolong sadis saat melancarkan aksi kejahatan tidak ragu jika korbannya melakukan usaha perlawanan pasti dilukai dengan senjata tajam, saat penangkapan juga berusaha melawan dan melukai petugas sehingga dilakukan tindakan tegas mengenai kaki kanannya” ujar AKP Hendra Saputra, Senin (3/3/17) pagi.

Setelah dilakukan perawatan medis, tersangka beserta barang bukti satu meter tambang panjang warna merah putih, dua meter  tambang warna hijau, BPKB sepeda motor  honda suprafit Nopol BE 8044 EH dan kemeja garis dan jaket yang robek belakang milik korbannya ditahan di Polres Tanggamus guna dilakukan penyidikan lebih lanjut.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya tersangka diancam pasal 365 KUHPidana tentang Pencurian Dengan Kekerasan, diancam pidana penjara paling lama sembilan tahun. (sumber: tribratanews.polri.go.id/ N.Muslih)

Comments

comments

Berita Popular

To Top
Shares