Lampung Tengah

Penyerapan Dana Desa di Lamteng hampir 90 Persen

Loekman foto bersama usai sosialisasi dana desa, selasa (7/8/18). (ril)

Lnews.co, GUNUNG SUGIH – Dirjen Perimbangan Keuangan Kemekeu RI dan Ketua Badan Anggaran DPR, Azis Samsudin sosialisasikan Diseminasi Dana Desa Padat Karya Tunai untuk masyarakat desa yang lebih sejahtera di Nuwo Balak, Lampung Tengah (Lamteng) Selasa (7/8/18).

Dihadapan 301 kepala kampung dan camat, Dirjen Perimbangan Kementrian Keuangan, Astera Primanto Bhakti menjelaskan, Dana Desa merupakan salah satu sumber pendapatan desa yang ditujukan untuk mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat perdesaan.

Selain itu, guna meningkatkan perekonomian masyarakat perdesaan, Astera mengimbau agar penggunaan Dana Desa difokuskan pada kegiatan yang sifatnya padat karya atau menyerap banyak tenaga kerja, dengan mengutamakan tenaga kerja dari masyarakat desa setempat.

Sementara Plt. Bupati Lamteng, Loekman Djoyosoemarto menjelaskan, “Jika kita lihat perjalanan pembangunan di Lamteng beberapa waktu belakangan ini, kita cukup berbangga hati melihat beberapa program pembangunan yang berjalan dengan baik. Khusus di sektor Pertanian,”

“Lamteng beberapa tahun ini menjadi lumbung pangan beras Propinsi Lampung. Hal ini menunjukkan bahwa sumbangsih Kabupaten ini untuk bidang pertanian di Propinsi Lampung sangat besar,” bebernya.

Loekman memaparkan, Dana Desa telah dikuncurkan sejak tahun 2015 dan manfaat dana desa sudah sangat terasa bagi semua lapisan masyarakat.

“Jika dilihat Lamteng yang merupakan kabupaten terluas dan memiliki jumlah desa terbanyak di Lampung maka manfaat dana desa tidak hanya dirasakan dalam aspek pembangunan infrastruktur, juga penguatan kelembagaan di desa,” tambahnya.

Selama 3 tahun belakangan, dana desa di Lamteng sebesar Rp. 515.434.581.000,- dan telah dilaksanakan untuk pelaksanaan pembangunan desa sebesar Rp.448.355.382.827,- atau 86,99 %.

Adapun dana tersebut digunakan untuk pembangunan jalan desa sepanjang 1.446.925 Meter, 182 unit jembatan, drainase sepanjang 253.049 meter, talud sepanjang 51.782 meter, air bersih sebanyak 4 unit, 458 unit sumur, 77 unit MCK dan irigasi sepanjang 11.702 meter.

Selain itu juga dibangun, 12 unit Polindes, 6 unit Posyandu, 60 unit paket PAUD, 7 unit Raga Desa dan 4 unit Gedung BUMDES.

Khusus untuk tahun 2018 ini, Kabupaten Lampung Tengah mendapat jatah dana desa sebesar Rp. 258.648.643.000, yang sudah diserap sebesar Rp. 225.632.583.673 atau 87,24 %.

Loekman keluar ruangan tempat sosialisasi dana desa, Selasa (7/8/18). (ril)

(ril)

Comments

comments

Berita Popular

To Top
Shares