Pesawaran

Pesawaran masuk Lima Besar keterbukaan Informasi di Lampung

dendi tandatangani mou dengan ki lampung, jumat (2/12/16). (jal/dra)

Lnews.co, PESAWARAN – Bupati Pesawaran, Dendi Romadhona, menjelasakan kondisi perkembangan perekonomian Kabupaten Pesawaran saat ini, dinilai sangat lamban, dikarenakan adanya sejumlah faktor yang menjadi kendala.

“Walaupun Kabupaten Pesawaran terbilang cukup dekat jaraknya dengan Ibukota Provinsi Lampung, namun geliat ekonominya cukup lambat, mungkin karena dekatnya jarak itulah yang menjadi salah satu lambatnya roda perekonomian,” jelasnya, Jumat (2/12/16), saat menandatangani MoU dengan Komisi Informasi Lampung di Aula Pemkab.

Orang nomor satu di Pesawaran tersebut, mengajak Komisi Informasi (KI) untuk dapat bersinergi dalam memecahkan persoalan yang menjadi kendala dalam melambatnya roda perekonomian di Kabupaten Pesawaran.

“Saya yakin KI ada leading sectornya disitu agar kita dapat bekerja sama dalam mengimplementasikan pelayanan publik dengan berbasis online untuk peningkatan pembangunan, sekaligus dapat menstimulan roda perekonomian bersama dengan KI.” Ujar Dendi.

Sementara itu, Ketua Komisi Informasi Provinsi Lampung Derry Hendriyan, menuturkan bahwa kegiatan yang dilakukan guna mengimplementasikan regulasi tentang keterbukaan informasi dalam konteks pengelolaan keuangan desa.

“Ya, disini kita berikan pemahaman tentang undang-undang nomor 14 tentang keterbukaan informasi, dimana pengelolaan dana desa sebagai momentum dilakukannya keterbukaan informasi,” Ujarnya.

Menurut Derry, Pemkab Pesawaran saat ini menduduki peringkat lima besar dalam hal keterbukaan informasi kategori Kabupaten dan Kota, maka perlu ditingkatkan lagi.

“Saat ini, kita masih melakukan penilaian terhadap pelaksanaan keterbukaan informasi, Pesawaran berada di peringkat 5, disitu ada namanya Pejabat Pengelola Informasi dan Data dokumentasi (PPID) ini sedang kita lihat, ada tidak SK PPIDnya, sampai dimana pelaksanaan, dan siapa pemimpin PPID disini ya bagian kehumasan atau yang khusus Kadis Kominfo, ini kita nilai sejauh apa implementasi di lapangannya,” Tuturnya. (jal/dra)

Comments

comments

Berita Popular

To Top
Shares