Kriminalitas

Polisi Tembak Tiga Rampok di Tanggamus

tiga rampok di tanggamus digiring polisi ke ruang mapolres. (indra)

Lnews.co, TANGGAMUS – Team khusus anti bandit 308 Satuan Reskrim Polres Tanggamus menembak kaki tiga tersangka maling dan rampok, Senin dini hari (30/1/17).

Komplotan maling yang didor polisi tersebut adalah, Joni Iskandar (28), Satria wijaya (21), dan Alwani (27) sudah 25 kali beraksi di Kabupaten Tanggamus.

Penangkapan terhadap warga Pekon Gunung Doh, Kecamatan BNS, berdasarkan laporan warga tanggal 18 maret 2016. “Para tersangka ini juga sudah lama menjadi buronan kami, dengan Daftar Pencarian Orang (DPO) reskrim, jadi kesimpulannya Joni Iskandar ini adalah ‘pemain’ lama.” Ujar Kabag Operasional Polres Tanggamus, Kompol Aditya Kurniawan.
 
Dihadapan polisi, Joni mengakui pernah mencuri di 12 tempat di Kecamatan Wonosobo, BNS dan Semaka.

Dari keterangan Joni, muncul dua nama baru sesama warga Pekon Gunung Doh, yakni Satria Wijaya dan Alwani. Kedua tersangka ini akhirnya juga bisa diringkus oleh Polisi.

Kompol Aditya, mengatakan kawanan bandit tersebut sangat meresahkan warga. Tiga tersangka pernah mencuri sebanyak 25 kali disejumlah kecamatan di Tanggamus.

Petugas menyita barang bukti  berupa sebilah senjata tajam (sajam) jenis laduk dengan kerangka kayu dan satu unit honda revo hitam yang diduga motor bodong untuk mereka beraksi, sementara barang bukti hasil curian, diduga sudah dijual oleh para tersangka ke penadah yang kini masih dalam pencarian.

“Komplotan ini tak punya waktu khusus untuk beraksi, mereka biasa beraksi kapan saja,tergantung situasi dan kondisi calon mangsanya, untuk curas, modus operandinya adalah membuntuti para calon korban, setelah kondisi memungkinkan, tersangka langsung mengancam dengan senjata tajam, sementara untuk modus curat, mereka mencuri sepeda motor korban yang terparkir di luar rumah menggunakan kunci leter T.” Tukas Aditya.

Terhadap ketiga tersangka, polisi mengenakan pasal 365 KUHP tentang Curas, sementara untuk aksi Curat yang diatur dalam pasal 363 KUHP masih didalami petugas. Jika terbukti maka para tersangka akan diganjar dengan pasal berlapis. (indra)

Comments

comments

Berita Popular

To Top
Shares