Peristiwa

Protes Operasional Pengangkutan Tanah, Puluhan Warga Pringsewu Hadang Truck

Polisi berkomunikasi dengan warga yang hadang truk. (Tribratanews.polri.go.id)

PRINGSEWU – Polres Tanggamus, Kepolisian sektor (Polsek) Pringsewu mengamankan protes puluhan warga yang menghadang mobil operasional pengangut tanah di pekon Bumi Arum kecamatan Pringsewu, Jumat (3/3/17) pagi.

Kepala Seksi Humas, Aiptu Alvira, SH mendampingi Kapolsek Pringsewu Kompol Hi. Maimun Karim mengatakan berdasarkan laporan Bhabinkamtibmas tentang adanya penghadangan tersebut kemudian melakukan koordinasi bersama kepala pekon serta mengamankan kegiatan guna menghindari kejadian yang tidak diinginkan.

IMG-20170303-WA0184Proses Mediasi Warga oleh Bhabinkamtibmas

Upaya meredam amarah warga,  polisi melakukan mediasi antara warga, dan sopir truck, lantas mengamankan tiga dumptruck yang dipergunakan operasional penganggut tanah ke Polsek Pringsewu.

Kanit Binmas Polsek Pringsewu, Ipda Istiarto memberikan arahan agar warga menyerahkan masalah kepada polisKanit Binmas Polsek Pringsewu, Ipda Istiarto memberikan arahan agar warga menyerahkan masalah kepada polisi

“Protes warga berjalan kondusif saat ini situasi kembali normal, warga sudah kembali kerumah masing-masing dan kami juga mengamankan tiga dumptruck  pengangkut tanah ke polsek” terang Aiptu Alvira.

Sementara itu kepala pekon Bumi Arum kecamatan Pringsewu, Muhkharil mengatakan enam bulan lalu telah dilaksanakan musyawarah mengenai kendaraan angkutan tanah antara pengusaha dan warga setempat, dengan kesepakatan kendaraan berhenti beroperasi. Adapun dampak dari operasionalnya kendaraan penganggkut tanah Mukharil menjelaskan rusaknya jalan pekon tersebut serta debu juga masuk kerumah warga.

Puluhan warga kembali kerumah masing-masih setelah diberikan pengertian oleh BhabinkamtibmasPuluhan warga kembali kerumah masing-masih setelah diberikan pengertian oleh Bhabinkamtibmas

“Kami berharap dengan dilaksanakannya protes tersebut operasional kendaraan penganggut tanah di bumi arum dapat berhenti total, tetapi kepada pihak kepolisian juga atas penangakapan kendaraan dimohon untuk diselesaikan secara kekeluargaan sehubungan pengusaha juga merupakan warga saya sendiri” harap Mukharil.
(Sumber: tribratanews.polri.go.id/Penulis : N.Muslih Lpg – Editor : Iqbal96).

Comments

comments

Berita Popular

To Top
Shares