Kriminalitas

Ranumnya Miras senilai 1 Milyar Rupiah

Kapolres Lamsel, AKBP. M. Syarhan (tengah) didampingi Kasatreskrim, Kepala KSKP Bakauheni saat jumpa pers di halaman mapolres lamsel, kamis sore (9/8/18). (foto: ari)

Lnews.co, KALIANDA – Polres Lampung Selatan menyita Ratusan botol minum keras (Miras) ilegal berbagai merk senilai satu milyar rupiah.

Miras sebanyak 991 botol tersebut disita polisi pelabuhan (KSKP) Bakauheni dan satuan reserse kriminal Polres Lamsel karena tidak dilengkapi dokumen resmi, Rabu kemarin (8/8/18).

“Miras tersebut berasal dari Riau tujuan Jakarta, kita sita karena tidak dilengkapi dokumen resmi, saat pemeriksaan kendaraan di pintu masuk pelabuhan Bakauheni, kemarin,” ujar Kapolres Lamsel, Ajun Komisaris Besar Polisi, M. Syarhan dalam ungkap kasus di halaman Mapolres, Kamis sore (9/8/18).

Miras golongan satu dengan kadar alkohol 40 persen tersebut dibawa oleh mobil box yang dibungkus 52 kardu dengan total 991 botol.

Diperkirakan harga pasar miras yang disita polisi tersebut dijual 700 ribu rupiah hingga 3 juta rupiah perbotol.

“Miras ini ilegal salah satu indikasinya tidak dikemas dengan kemasan aslinya. Kita masih menyelidiki keaslian miras ini, namun secara kasat mata, Miras ini asli,” tambah M. Syarhan.

Polisi masih memeriksa secara inten soal produksi miras tersebut. “Kita masih cek apakah miras ini dibuat atau berasal dari dalam negeri atau import dari luar,” kata Syarhan.

Polisi sudah memeriksa dua orang saksi yakni supir dan kernek kendaraan. Kasus ini juga masih dalam proses pengembangan. “Kita masih terus kejar siapa pemilik dan pemesan miras ini.” Tukas Kapolres.

Pelaku bakal dijerat Pasal 142 Undang-undang nomor 12 tahun 2012 tentang pangan, dengan ancaman 2 tahun dengan denda 2 milyar rupiah. (aka)

Comments

comments

Berita Popular

To Top
Shares