Lampung Selatan

Semalam, Sakai Sambaiyan Kumpulkan Dana 33 Juta untuk Palu

Yodis menerima bantuan dari para donatur secara simbolis di lapangan korpri kalianda, sabtu malam (27/10/18). (foto: ist)

Lnews.co, KALIANDA – Sakai Sambaiyan Peduli Sulawesi Tengah (Sulteng) menggalang pengumpulan dana di lapangan Korpri Kalianda, Sabtu malam(27/10/8).

Pengumpulan dana yang dibarengi dengan berbagai hiburan tradisional itu berhasil mengumpulkan dana lebih dari 33 Juta rupiah.

“Alhamdulilah, total dana yang dihimpun dalam acara SAKAI SAMBAIYAN PEDULI SULTENG Sebesar Rp.33.954.000, dana tersebut berikut donasi dari beberapa donatur yang tidak mau disebutkan namanya,” ujar koordinator Sakai Sambaiyan Project, Yodistara Nugraha, Minggu pagi (28/10/18).

Selain uang tunai, mereka juga berhasil menghimpun bantuan dari masyarakat dalam bentuk lain, yakni 2 karung sandal, susu Balita, buku tulis, obat-obatan, minyak telon, sepatu, pembalut wanita, pampers dan lainnya.

“Dana tersebut akan digunakan untuk berbelanja kebutuhan para korban bencana alam di Sulteng,” tambahnya.

Terkumpulnya dana yang cukup banyak tersebut membuat Yodis dan timnya tak henti mengucapkan terima kasih.

“Kami mengucapkan terima kasih untuk rekan-rekan relawan dan donatur yang telah bekerja ikhlas, juga kepada Dinas Pariwisata, Bagian Perlengkapan/Umum Pemkab Lamsel serta Disperkim atas dukungan tempat, peralatan dan kebersihan,” kata Yodis.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Polres Lamsel, Kodim Lamsel, Polsek Kalianda, Koramil Kalianda, Camat Palas, Kelurahan Way urang, Lingkungan Sinar laut.

“Teruntuk adik-adik penari, musisi, silat, saya ucapkan terima kasih atas tenaga dan waktu yang telah kalian hibahkan, teruslah berkarya dan ciptakan bahagia. Terima kasih juga untuk Tukus khaja muda, Green outdoor, Kalibata Coffee dan seluruh masyarakat Lampung, khususnya Lampung Selatan atas kerjasama dalam misi kemanusiaan ini,” jelas Yodis.

Semua bantuan tersebut menurut Yodis akan dibawa langsung menggunakan pesawat terbang pada 30 Oktober 2018.

“Berangkat pada tanggal 30 Oktober dari Bandara Raden Inten ll, langsung menuju Palu. Kami tidak tertarik untuk menitipkan atau menyalurkan melalui lembaga/yayasan, karena kami ingin membawa nama Lampung dalam setiap aksi kemanusiaan,” lanjutnya.

Bukan hanya itu, kata Yodis, kehadiran mereka merupakan dukungan moral serta pembangkit semangat dan pencipta kebahagiaan bagi para korban disana.

“Percayalah, dukungan terbaik dari kita akan dibalas oleh Allah SWT, Tuhan kita yang maha esa.” Tukasnya. (aka)

Comments

comments

Berita Popular

To Top
Shares