Pendidikan

(VIDEO) “KPU Banci”, Pengunjukrasa Tuding Komisioner terima uang Caleg

Pengunjukrasa di luar pagar kantor kpu lamsel di jalan raden intan, kalianda, kamis siang (29/11/18). (Foto: aka)

Lnews.co, KALIANDA – Ratusan masyarakat yang tergabung dalam Pro Rakyat Lampung berunjuk rasa di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), Kamis siang (29/11/18).

Pengunjukrasa meminta penyelenggara Pemilu bersikap Netral, karena menurut mereka ada indikasi kuat penyelenggara Pemilu ditingkat kecamatan dan desa mendukung salah satu calon anggota legislatif pusat, berinisial ID.

Menurut Koordinator Demo, Aqrobin, indikasi mendukung Caleg tidak hanya ada ditingkat kecamatan dan desa, namun menurutnya penyelenggara ditingkat kabupaten juga ikut mendukung.

“Ada indikasi main mata KPU Lamsel dengan PPK maupun PPS yang digerakkan untuk mendukung Caleg DPR pusat bernama “ID”, seharusnya KPU bersikap netral, dan penyelenggara dibawah ditemukan indikasi dukung mendukung Caleg, KPU Lamsel seharusnya memberi tindakan tegas,” beber Aqrobin.

Menurutnya, ada salah satu anggota KPU Lamsel yang diduga sudah menerima uang dari Caleg. “KPU jangan bermain seperti belantik sapi, jangan ada lokalisir pak, jangan bungkam, jika bungkam pasti ada sesuatu,” ujar Aqrobin.

Jika bersih jangan risih jika benar jangan gentar, kata pengunjuk rasa. Mereka juga meminta anggota KPU keluar dari kantor dan menemui mereka yang berdemo diluar pagar kantor KPU Lamsel.

Namun keinginan pengunjukrasa tidak terkabul. “Oke, hari ini mereka tidak keluar, tapi kita punya catatan, mereka yang menunggu kami atau kami yang menunggu anda, KPU Banci,” kata Aqrobin.

Mereka mengancam akan melaporkan KPU Lamsel ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu di Jakarta.

Puluhan polisi menjaga kantor KPU Lamsel dan sambil meredamkan emosi pengunjukrasa.

Berikut video unjukrasa yang direkam Lnews.co:

(aka)

Comments

comments

Berita Popular

To Top
Shares