Lampung Selatan

Zainudin absen Rapat, Nanang kembali Minta Maaf

persiapan penandatanganan ranperda menjadi perdadi dprd lamsel, senin sore (19/6/17). (aka)

Lnews.co, KALIANDA – Wakil Bupati Lampung Selatan, Nanang Ermanto kembali menyampaikan permintaan maaf dari Bupati, Zainudin Hasan yang tak hadir dalam Rapat pengesahan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang pertanggung jawaban pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2016 di gedung dewan setempat, Senin (19/6/17).

“Sebelum saya membaca sambutan mohon izin pak bupati tidak bisa hadir, karena beliau ke Jakarta karena ada hal yang tidak bisa ditinggalkan, atas nama bupati mohon maaf atas ketidak hadirian beliau,” ujar Nanang mengawali sambutannya.

Dalam sambutan bupati yang dibacakan Nanang memuat ucapan terima Pemkab kepada DPRD yang telah bersedia membahas dan mengesahkan Ranperda.

“Saya menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada pimpinan dan anggota dewan, yang telah membahas dan mengesahkan Ranperda menjadi Perda hari ini. Saya berharap agar Eksekutif dan Legislatif bersinergi untuk mempertahankan opini laporan keuangan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ada masa-masa yang akan datang,” terangnya.
Anggota yang hadir, 43 orang, tidak hadir 7 (4 izin, 3 tanpa keterangan).

Dalam laporan yang disampaikan Anggota Badan Anggaran (Banggar) Sukarnen, dewan menyampaikan ucapan selamat atas diraihnya predikat WTP dan berharap agar Pemkab bekerja lebih baik lagi untuk tercapainya kesejahteraan masyarakat.

Wakil Bupati Lamsel, Nanang Ermanto menyalami anggota dewan sebelum dimulai rapat paripurna, Senin sore (19/6/17). (aka)

“Kesimpulan Ranperda, Realisasi sudah dilaksanakan dengan baik dan disetujuan untuk ditetapkan sebagai peraturan daerah. Namun kami sarankan supaya jika Pemkab Lamsel mendapat Dana Insentif Daerah (DID) atas diraihnya WTP dari BPK agar dialokasikan untuk infrastruktur jalan, dan semoga tahun depan bisa dipertahankan,” ucap Sukarnen.

Ranperda tersebut disahkan menjadi Perda setelah mendapat persetujuan dari 8 fraksi di DPRD Lampung Selatan.

Berikut ini Pendapat akhir fraksi-fraksi yang menerima dan menyetujui Panperda menjadi Perda:
1. Nasdem, Suparman: “Ada penurunan PAD dari pajak dan restribusi dibanding tahun 2015, Eksekutif agar bekerja dan berinovasi lagi supaya retribusi meningkat”

2. PKS, Andi Apriyanto: “APBD 2,7 triliun bertambah 628 milyar atau 24,61 persen, artinya kekayaan bersih meningkat, 762 juta investasi permanen mohon ditinjau ulang”

3. Golkar, Sidik Maryanto: “Pengelolaan aset daerah harus dengan benar dan tersaji dengan baik, hindari biaya pungutan yang tak jelas dalam proses perizinan. Retribusi dan pasar ditata dan ditertibkan”

4. PKB Hanura, Sugiyarti: “Mengapresiasi perolehan WTP, semoga jadi vitamin mempercepat kemajuan Lampung Selatan. Perizinan dipermudah satu pintu dan searah, revisi penarikan PBB yang selama ini tidak sesuai dengan luas tanah”

5. PDIP, Ketut Supardi: “Mengapresiasi atas diraihnya WTP dari BPK. Pemkab supaya bisa meningkatkan dan menggali potensi PAD”

6. Demokrat, Jengis Khan Haikal: “Apresiasi dan penghargaan kami sampaikan atas diraihnya WTP, tahun depan agar tetap dipertahankan, DID dialokasikan untukinfrastruktur jalan. PAD supaya ditingkatkan”

7. Gerindra, Syaiful Anwar: “Memberi penghargaan atas diraihnya WTP, agar tetap bisa dipertahankan”

8. PAN, Zainal Abidin: “Apresiasi atas diraihnya predikat opini WTP dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, agar lebih selektif dalam rencana kerja anggaran supaya tidak ada silva.”

(aka)

Comments

comments

Berita Popular

To Top
Shares