Lampung Selatan

2019 APBD Lamsel 2,36 Triliun, Nanang: “PAD belum Penuhi Keinginan Masyarakat”

Ketua dprd lamsel, hendry rosyadi tandatangani berita acara persetujuan apbd 2019 disaksikan wakil pimpinan dewan dan nanang ermanto. (foto: aziz/kmf)

KALIANDA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lampung Selatan menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Lamsel tahun 2019.

Raperda yang terkunci diangka Rp2,360 triliun itu disetujui oleh 8 fraksi di sidang paripurna DPRD yang dipimpin Ketua Dewan, Hendry Rosyadi dan dihadiri oleh 41 dari 50 orang jumlah anggota, Senin (26/11/18).

Dalam sidang tersebut, Badan Anggaran DPRD melaporkan komposisi Raperda APBD 2019 yakni, pendapatan daerah diproyeksikan sebesar Rp2,209 triliun. Sedangkan belanja daerah sebesar Rp.2,360 triliun.

“Pembiayaan sebesar Rp.150.985.119.209. Rinciannya, penerimaan pembiayaan sebesar Rp.174.147.119.209, pengeluaran Rp24.192.000.000. Sehingga Silpa Rp0,” ujar juru bicara Badan Anggaran Jenggis Khan Haikal.

Dalam sambutannya, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Lamsel, Nanang Ermanto mengucapkan apresiasi tinggi kepada dewan yang telah menyetujui Raperda tersebut.

“Pada kesempatan yang baik ini, perkenankanlah kami menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada dewan yang terhormat, khususnya Badan Anggaran yang telah melaksanakan tugasnya dengan baik. Sehingga Ranperda ini telah ditetapkan menjadi Peraturan Daerah,” ujar Nanang, Senin (26/11/2018).

Nanang menambahkan, APBD 2019 merupakan manifestasi keinginan dari seluruh rakyat Lampung Selatan, namun arah pembangunan itu memang dirasa belum maksimal, karena belum memadainya anggaran yang ada.

Meskipun katanya, pendapatan asli daerah (PAD) Lamsel mengalami kenaikan sebesar Rp.20 miliar pada tahun 2019 jika dibandingkan dari tahun 2018 sebesar Rp.240 miliar, namun angka itu belum bisa memenuhi semua keinginan masyarakat.

Karena itu, dirinya berharap adanya dukungan penuh dan peran serta anggota dewan yang terhormat, untuk bersama-sama berupaya meningkatkan PAD Kabupaten Lamsel dimasa masa yang akan datang.

“Namun ditengah keterbatasan anggaran, kami mencoba menggali seluruh potensi yang ada untuk dapat memenuhi kebutuhan masyarakat. Seperti dengan memanfaatkan dana yang bersumber dari CSR para pelaku usaha di Lampung Selatan,” ungkapnya.

Adapun, persetujuan Ranperda APBD Lamsel tersebut, ditandai dengan penandatanagan berita acara pengesahan Ranperda APBD menjadi Perda oleh Plt. Bupati Lamsel, beserta Ketua dan Wakil Ketua DPRD Lamsel.

Setelah disetujui, Raperda APBD Lamsel 2019 itu akan dikirim ke Pemerintah Provinsi Lampung untuk dievaluasi sebelum disahkan menjadi Peraturan Daerah (Perda). (/az/kmf)

Comments

comments

Advertisements

Berita Popular

To Top
Shares