28 April, Saksikan Kejuaraan Tinju di GOR Way Handak, Gratis

oleh -18 views

Lnews.co, KALIANDA – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), bakal menggelar Kejuaraan Tinju Amatir se-Sumbagsel dan Banten.

Kejuaraan tinju yang baru pertama kalinya dihelat di kabupaten paling ujung timur pulau sumatera akan digelar selama 4 hari mulai Minggu 28 April sampai Rabu 1 Mei 2019.

“Awalnya Lampung Utara dan Metro yang digadang-gadang jadi tuan rumah, tapi setelah saya terpilih jadi Ketua KONI, kita masukan nama Lampung Selatan untuk jadi tuan rumah dan Alhamdulillah akhirnya Lamsel yang ditunjuk,” ujar Ketua Umum (Ketum) KONI Lamsel, Rudi Apriadi kepada Lnews.co diruang kerjanya, Selasa sore (23/4/19).

Menurut Rudi, hingga hari terakhir pendaftaran, provinsi Sumatera Selatan mengirim peserta dari 8 kabupaten/kota, yakni Palembang, OKI, OKU, Ogan Ilir, Prabumulih, Martapura, Musi Banyuasin dan Musi Rawas.

Kemudian provinsi Banten mengutus petinju dari dua kabupaten/kota yakni Pandeglag dan Cilegon.

“Untuk Lampung, 15 kabupaten/kota semua ikut ambil bagian dalam kejuaraan tinju ini,” tambahnya.

Kelas yang dipertandingkan menurut mantan Ketua PWI Lamsel dua periode itu ada 4 jenis yakni, Mini Junior usia Sekolah Dasar, Junior SLTP, Youth SMA dan Elite kelas dewasa atau umum.

“Wasit dan Jurinya tidak main-main, level Nasional dan Internasional dari Pertina Provinsi Lampung,” katanya.

Untuk menarik minat warga menonton, panitia bakal mengratiskan tiket masuk. “Nonton gratis, tidak dipungut bayaran, di GOR Way Handak, Siang malam mulai dari 10.00 Wib sampai jam 22.00 Wib,” imbuhnya.

Menurut Kepada Biro MNC Media Lamsel tersebut, kejuaraan tinju itu mendapat respon positif dari Plt. Bupati Lamsel. “Karena event tersebut belum pernah digelar disini bahkan mungkin banyak orang yang hanya nonton di televisi, makanya kita ngotot supaya digelar di Lamsel, kita berjuang untuk itu,” kata Rudi lagi.

Respon positif itu diterjemahkan Bupati dengan mengadakan welcome party menjamu para atlet sebagai bentuk penghormatan dan dukungan bagi mereka di Rumah Dinas Bupati pada Minggu malam (28/4/19).

“Misi besar kita ingin memperkenalkan tinju dikalangan pelajar bahwa tinju tidak berbahaya dan kita ingin memasyarakatkan tinju ditingkat pelajar, Selama ini tinju diketahui sebagai olahraga keras dan berbahaya dan tidak bisa dijadikan cita-cita,” tukas Rudi.

Dibidang tinju, Lamsel bukan kabupaten ‘kaleng-kaleng’. Berdasarkan data KONI Lamsel, di Proprov Lampung 2017 Lamsel mendapat 2 medali emas, kelas Mini Junior dan Youth putri.

Sedangkan untuk Kejurprov tinju Lampung 2018 dari 11 atlet yang diikutkan, semua dapat medali, dengan rincian 6 emas, 3 perak dan 2 perenggu.

“Kita juga bersyukur karena Lamsel mempunyai pelatih tinju dikelas elite yang masuk kategori level nasional dan satu level provinsi.” Tutupnya. (aka)

Komentar