DPRD

3 Fraksi Besar DPRD Lamsel tak hadiri Paripurna, Mengapa?

Suasana sebelum rapat paripurna dimulai. (aka)

Lnews.co, KALIANDA – Rapat paripurna Pengumuman Pemberhentian Zainudin Hasan sebagai Bupati Lampung Selatan (Lamsel) serta Usulan Pengesahan Bupati Definitif, Nanang Ermanto di gedung DPRD di Kalianda, Rabu sore (18/3/20), nyaris tak kuorum.

Dari 50 anggota DPRD Lamsel hanya 26 orang yang hadir atau 50 persen plus satu. Itu merupakan jumlah kuorum paling sedikit dirapat paripurna.

Data yang dihimpun Lnews.co, setidaknya ada 3 fraksi besar tak hadir dalam Paripurna tersebut. Pertama fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) yang berjumlah 7 orang, kedua fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) berjumlah 6 orang dan fraksi partai Demokrat yang berjumlah 5 orang.

Menurut ketua fraksi PAN, Baiquni Aka Sanjaya, anggotanya tak hadir karena ada agenda Partai yang sudah dijadwalkan jauh hari dan tidak bisa ditinggalkan.

Kepada Lnews.co lewat pesan Whatsapp, Rabu malam, Baiquni mengatakan, “Kebetulan kita memang ada agenda partai tadi, sudah jauh hari nyusun agenda partai, sementara paripurna pemberhentian dan usulan ini kan dadakan, jadi mau tak mau kita tidak bisa hadir.”

Lnews.co kemudian menghubungi wakil ketua fraksi PKS Andi Apriyanto. Alasan yang nyaris serupa juga dilontarkan partai yang sering mengkritik Pemkab Lamsel ini.

Lewat pesan Whatsall, Andi menjawab ada dua alasan ketidakhadiran fraksi PKS dalam rapat paripurna tersebut, pertama karena anggota Badan Musyawarah (Banmus) PKS tidak hadir dalam penjadwalan paripurna kemudian yang kedua karena Instruksi Gubernur Lampung terkait Virus Corona.

“Alasan kita tidak hadir adalah karena anggota Banmus PKS tidak hadir dalam penjadwalan agenda paripurna hari ini dan alasan lain karena instruksi Gubernur Lampung untuk menunda paripurna DPRD terkait penyebaran Covid-19 yang tembusannya seluruh kabupaten dan kota,” beber Andi.

Selanjutnya Lnews.co menghubungi ketua fraksi partai Demokrat, Jengis Khan Haikal untuk menanyakan hal yang sama lewat pesan Whatsapp, Ia menjawab singkat.

“Kita tidak hadir, sudah ijin karena kita lagi rapat internal membahasan usulan bakal calon bupati di rumah Ketua DPC di Bandar Lampung.”

Sebenarnya tak hanya anggota 3 fraksi itu saja yang tak hadir, ada beberapa anggota DPRD dari fraksi lain yang tak nampak di ruang rapat utama gedung wakil rakyat tersebut. (aka)

Hoax atau Real Cek Disini

Berita Popular

To Top
error: Content is protected !!