Lampung Selatan

Agar Daging tetap Higenis, Panitia Kurban MA Gunakan Besek

2 ribu besek digunakan untuk mengemas daging kurban di mesjid Agung Kalianda, Minggu siang (11/8/19). (kmf)

Lnews.co, KALIANDA – Ada pemandangan berbeda di areal penyembelihan hewan kurban di Mesjid Agung (MA) Kalianda, Lampung Selatan (Lamsel), Minggu siang (11/8/19).

Ribuan besek (wadah yang terbuat dari anyaman bambu-red) berisi daging hewan kurban berjejer dibawah tenda biru yang siap dibagikan ke warga.

Advertisements

Biasanya daging-daging kurban tersebut dikemas menggunakan kantong plastik, namun lebaran idul adha tahun ini, kebiasaan kurang higenis tersebut mulai ditinggalkan panitia kurban mesjid Agung Kalianda.

“Yang pakai besek Rul yang ada nilai teladannya, agar daging tetap higienes, harapan kedepan bisa dicontoh oleh panitia kurban lain,” ujar Kepala Dinas Peternakan Lamsel, drh. Arsyad kepada Lnews.co.

Menurutnya, selain mengedepankan keamanan daging, penggunaan Besek tersebut juga bisa mendongkrak keuntungan bagi pengusaha kecil dan menengah.

“UMKM juga bisa berkembang, lingkungan aman dan penggunaan plastik berkurang dan daging tetal higienes.” Tukas drh. Arsyad.

Sementara, Kasubag Urusan Haji dan Perayaan Keagaman Bagian Mental Spiritual dan Kemasyarakatan (BMSK) Pemkab Lamsel, Nurfeb Hartini mengatakan, total keseluruhan hewan kurban yang disalurkan Pemkab Lamsel berjumlah 50 ekor, rinciannya, 39 ekor sapi dan 11 Kambing.

Hewan kurban tersebut, nantinya akan dibagikan kepada masyarakat Lamsel yang tersebar di 17 kecamatan.

“Secara simbolis diserahkan ke Masjid Agung Kalianda. Sedangkan, di Masjid Agung sendiri ada 11 ekor sapi yang akan disembelih untuk dibagikan kepada masyarakat sekitar.” Tutur Nurfeb mewakili Kepala Bagian BMSK Kholil.

2 ribu besek digunakan untuk mengemas daging kurban di mesjid Agung Kalianda, Minggu siang (11/8/19). (kmf)

(aka/az)

Comments

comments

Advertisements

Berita Popular

To Top
Shares