Lampung Selatan

Anggaran Covid19 Lamsel Terpakai 11 Miliar lebih, Belanja Tak Terduga Paling Banyak

foto: ist

Lnews.co, KALIANDA – Usai mengikuti Rakor melalui Vicon dengan Mendagri, Bupati Lampung Selatan (Lamsel) Nanang Ermanto mengatakan sudah melaksanakan refocusing anggaran sesuai petunjuk pemerintah pusat, baik itu alokasi penanganan kesehatan, alokasi dampak ekonomi maupun anggaran social safety net atau jaring pengaman sosial.

“Untuk Lampung Selatan, sudah menganggarkan penanganan Covid-19, baik untuk klaster kesehatan, ekonomi, maupun sosial sebesar 67 milyar,” katanya, Jumat sore 17 April 2020 lalu.

Nanang kemudian membeberkan ploting anggaran 67,22 miliar tersebut, akan dibelanjakan untuk apa saja.

“Untuk penanganan kesehatan kita anggarkan sebesar 29,43 milyar, penanganan dampak ekonomi sebesar 10,32 milyar dan untuk penyediaan social safety net atau jaring pengaman sosial sebesar 27,47 milyar Anggaran yang sudah terpakai sekitar 4,17 milyar,” tambah Nanang kala itu.

Hari ini, Rabu 3 Juni 2020, Lnews.co menghubungi juru bicara Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid19 Lamsel, Akar Wibowo untuk menanyakan anggaran Covid19 yang sudah terpakai.

Lewat pesan Akar membeberkan, Hingga hari ini anggaran Covid19 yang telah dibelanjakan lebih dari 11 miliar rupiah.

“Perhari ini anggaran Covid19 yang sudah terpakai sebanyak Rp. 11.631.356.785,-,” ujar Akar, Rabu petang kepada Lnews.co via pesan Whatsapp.

Ia kemudian mengirim rincian anggaran yang telah digunakan tersebut. Anggaran itu diploting untuk sejumlah OPD dan yang terbanyak terserap dimata anggaran BTT (Belanja Tak Terduga).

Dinas Kesehatan Rp. 2.999.064.151,-, RSUD Bob Bazar Rp. 337.500.000,- untuk OPD Pemeliharaan Rp. 109.534.325,- dan BTT  Rp. 8.185.258.309,20.” Beber Akar.

Setelah itu, Lnews.co kemudian menanyakan rincian penggunaan BTT tersebut. Setelah lebih dari 2 jam, Akar kemudian mengirimkan detailnya seperti tertera di bawah ini;

– Pengadaan Alat Kesehatan, Rp.  4.612.030.523,-

–  Pengadaan Bahan Habis Pakai Kesehatan  Rp. 1.143.747.786,20.

–  Suplemen Tenaga Kesehatan, Rp.  307.320.000,-

– Operasional Sekretariat Gugus Tugas Covid19, Rp. 42.100.000,-

– Belanja Bahan Kesehatan untuk Penyebaran Penanganan Covid19, Rp. 1.080.820.000,-

– Penertiban dan Pengawasan Angkutan Umum dan Angkutan Barang di wilayah Lampung Selatan, Rp. 149.240.000,-

– Belanja Bahan Pendukung Kegiatan Penyemprotan Desinfektan, Rp. 250.000.000,-

– dan Bantuan UMKM untuk Produksi Masker, Rp. 600.000.000,-

Total = Rp. 8.185.258.309,20.

Namun data yang disajikan Gugus Tugas Covid19 Lamsel tersebut tidak merinci penggunaan anggaran per kluster.

Berapa yang telah dibelanjakan untuk Kluster Penanganan Kesehatan, Kluster Penanganan Dampak Ekonomi maupun berapa anggaran yang telah digunakan untuk Jaring Pengaman Sosial. (aka)

Hoax atau Real Cek Disini

Berita Popular

To Top