Lampung Selatan

Benarkan LPSE Lamsel Diretas, Ini Jawaban Tirta

Pintu masuk kantor ULP Lamsel. (foto: aka)

Lnews.co, KALIANDA – Layanan Pengadaan Secara Elektronik atau LPSE kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) dikabarkan dihack atau diretas.

Informasi soal diretasnya LPSE Lamsel tersebut disampaikan oleh Pihak Dinas Perindustrian dan Perdagangan setempat ketika Lnews.co menyambangi kantor tersebut, Selasa siang (3/9/19).

Advertisements

Menurut Kabid Perindustrian, Winarno, Lelang Paket Lampung Selatan Fair 2019 mereka titip di LPSE Provinsi Lampung karena LPSE Lamsel saat itu sedang tidak berfungsi karena telah diretas pihak lain.

Untuk memastikan dugaan tersebut, Lnews.co kemudian menemui Kepala Unit Layanan Pengadaan (ULP) Lamsel, Tirta diruang kerjanya.

Dalam wawancara, Tirta tidak mengatakan secara gamblang bahwa LPSE diretas, Ia memberikan argumen lain.

Menurutnya penyebab hingga hari ini LPSE Lamsel belum memajang Lelang Paket Proyek Pemkab Lamsel di situs, karena server yang mereka miliki sedang dalam Perawatan.

“Sejak 1 Agustus 2019, Lelang paket kita alihkan ke LPSE provinsi Lampung, karena LPSE kita sedang dalam proses perawatan, sedang backup data untuk disintal ulang oleh LKPP,” ujar Tirta kepada Lnews.co, Selasa siang (3/9/19).

Namun sebelum dibawa ke LKPP di Jakarta, semua data dalam dua server milik LPSE Lamsel tersebut sedang dibackup atau dicadangkan ke satu server merk Dell yang baru mereka beli.

“Untuk memastikan apakah server LPSE kita pernah diretas atau terserang virus atau ada masalah lain, kita tunggu hasil pemeriksaan LKPP, paling lambat satu atau dua bulan kedepan,” tambah Tirta.

Menurut Tirta, sebenar LKPP (Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah-red) bisa saja memeriksa keadaan server LPSE Lamsel melalui jaringan internet.

“Tapibagar lebih yakin, fisik servernya yang akan kita bawa langsung kesana setelah proses backup data dari server lama selesai,” ucap Tirta.

Nantinya, tambah Tirta, server milik LPSE Lamsel, akan terinstal aplikasi terbaru yang lebih aman dari sebelumnya.

Mengenai paket EO Lampung Selatan Fair 2019, Tirta mengaku bahwa paket tersebut telah dilelang pada tanggal 6 Agustus 2019 di situs LPSE Lampung dan pada tanggal 21 Agustus 2019 PT. Garindo Media Tama ditetapkan sebagai pemenang dengan nilai akhir setelah negoisasi sebesar 699 juta rupiah.

“Untuk detailnya, masyarakat bisa membuka situs LPSE provinsi Lampung dan melihat langsung proses lelang, siapa saja yang menawar lelang tersebut, berapa nilainya dan siapa pemenangnya serta apa saja yang menjadi indikator sebuah perusahaan menang lelang.” Tukas Tirta. (aka)

Comments

comments

Advertisements

Berita Popular

To Top
Shares