Lampung Selatan

Dana Pengadaan Sembako 6,6 Miliar, DPRD Lamsel Curiga Data Tak Rinci

Foto: dokpri

Lnews.co, KALIANDA – Pemkab Lampung Selatan (Lamsel) melalui Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP), Kepala Seksi Distribusi Pangan DKP, Rusdi Bastari menjelaskan Senin kemarin (6/7/20), Pada tahap keempat atau hari terakhir, seluruh Sembako sudah kita distribusikan ke 17 kecamatan totalnya 24.941 paket sembako kita bagikan ke desa-desa.

Lnews.co kemudian mencari tau berapa anggaran yang sudah dibelanjakan untuk membeli puluhan ribu Sembako tersebut.

Dari data yang diperoleh Lnews.co, Paket Pengadaan Paket Sembako dalam Kluster Penanganan Dampak Sosial Covid19 kabupaten Lampung Selatan sebesar 6,6 Miliar lebih.

Namun data yang diterima Lnews.co dari sumber terpercaya itu, tidak memaparkan secara rincian soal berapa harga Perpaket Sembako dan terdiri dari apa saja dalam paket Sembako tersebut.

Lnews.co kemudian menghubungi Kepala BPKAD Lamsel, Intji Indriati untuk menanyakan rincian harga dan isi paket Sembako dimaksud.

Intji menjawab, namun tidak terperinci. Intji mengirim data keseluruhan dana penanganan Covid19 yang sudah terpakai, termasuk didalamnya untuk pembelian Sembako.

“Realisasi anggaran penanganan covid per tanggal 6 Juli 2020 = Rp. 18.755.105.424,20
terdiri dari realisasi penanganan dampak kesehatan : Rp. 13.340.203.924,20.Realisasi penanganan dampak ekonomi  Rp.2.874.125.100 dan Realisasi social safety net/jaring pengaman sosial : Rp. 2.540.776.400,-,” beber Intji, Selasa pagi (7/7/20).

Soal Sembako, Intji kemudian mengatakan, “Di Rp. 2.540.776.400 itu paket Sembako ada didalamnya ada operasional juga,”

Tak rincinya soal data Pengadaan Paket Sembako itu dikomentari oleh Anggota DPRD dari Fraksi PKS, Andi Aprianto.

Kepada Lnews.co, Andi mengatakan kecurigaannya atas data yang tak rinci tersebut. “Glondongan gitu… makanya spek tidak jelas untungnya kegedean,” ujar kepada Lnews.co, Senin malam (6/7/20).

Kepada Lnews.co, Andi juga membeberkan temuannya dilapangan terkait Sembako yang dibagikan ke masyarakat.

“Info berasnya pakai premium… faktanya bungkusnya yang premium isinya beras muncul (asalan) temuan saya di kec Rajabasa, gulanya katanya kemasan tapi ternyata campur ada yang curah  juga…. piye jal.” Tukas Andi kepada Lnews.co via pesan whatsapp.

Dibawah ini data penggunaan dana Covid19 Lamsel:

(aka)

Hoax atau Real Cek Disini

Berita Popular

To Top
error: Content is protected !!