Lampung Selatan

Dewan Pertanyakan Rencana Kenaikan Tukin Lamsel 2019

Sekdakab lamsel, fredy (tengah) berbincang dengan kepala bpkad, intji indriati dan kepala bappeda, wahidin amin di aula rumdin ketua dprd lamsel, rabu siang (21/11/18). (foto: aka)

Lnews.co, KALIANDA – Tunjangan Kinerja (Tukin) untuk pejabat Pemkab Lampung Selatan (Lamsel) bakal naik di tahun 2019. Kenaika tersebut terungkap dalam pembahasan Ranperda APBD 2019 di aula Rumah Dinas (Rumdin) ketua DPRD Lamsel, Rabu siang (21/11/18).

Kenaikan Tukin yang disampaikan Sekdakab, Fredy SM yang prosentasenya belum disebut itu mendapat sorotan anggota dewan dari fraksi PKS, Andi Aprianto.

Advertisements

Menurutnya kenaikan Tukin tersebut terlalu besar dan bisa membebani anggaran daerah.

Satu hal lagi yang membuat Andi berprasangka, yakni anggaran kenaikan Tukin tersebut tidak termuat dan dibahas dalam KUA-PPAS.

“Bisa dibilang kenaikannya cukup besar dan lagi kenaikan Tukin itu kemarin tidak ada di KUA-PPAS, tau-tau muncul dalam pembahasan hari ini, kita ingin berprinsip keadilan,” kata Andi kepada Lnews.co, saat jeda.

Sementara, Fredy membantah, menurutnya, soal Tukin sudah termaktub dalam KUA PPAS.

“Ada dong, cuma tidak terperinci, hanya garis besarnya, karena kan baru platfon anggaran,” katanya kepada Lnews.co.

Soal Tukin, Fredy mengatakan tidak semua pejabat Pemkab menikmati kenaikan tersebut. “Tidak semua naik, ada beberapa OPD yang memiliki tanggung jawab lebih yang bakal kita usulkan naik Tukinnya, seperti Disdukcapil atau Perizinan,” jelasnya.

Menurut Fredy, Pemkab tidak akan memaksakan penggunaan angka maksimal pemberian Tukin, ekesekutif sejauh ini masih menimbang beban keuangan daerah.

“Angkanya (Tukin-red) pada perumusan nanti akan kita sesuaikan, namun nilainya tidak boleh turun atau lebih kecil dari tahun sebelumnya. Naiknya juga disesuaikan dengan keuangan daerah,” tambah Fredy.

Fredy menjelaskan, naik Tukin berbanding lurus dengan bertambahnya tanggung jawab, Beban kerja dan Resiko para Pejabat Pemkab. (aka)

Comments

comments

Advertisements

Berita Popular

To Top
Shares