Lampung Selatan

Di Hadapan Delegasi Papua Nugini, Syahlani Banggakan Kelapa Lamsel. “Kita Penghasil Kelapa Terbesar di Lampung”

Staf Ahli Bupati Lampung Selatan Bidang Ekobang, Syahlani menerima cinderamata dari Direktur Eksekutif ICC Uron N. Salum dalam pertmuan di Aula Krakatau, kantor bupati Lampung Selatan. (kmf)

KALIANDA – Tim International Coconut Community (ICC) dan Delegasi Papua Nugini mengungjungi kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), Senin (8/4/19).

Kedatangan rombongan yang dipimpin langsung Uron N. Salum selaku Direktur Eksekutif ICC bersama Kris Magaya sebagai Ketua Delegasi Papua Nugini diterima oleh Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi Pembangunan Syahlani, di Aula Krakatau, kantor bupati setempat.

Turut hadir juga sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan yang membidangi pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, pangan, perindustrian, usaha kecil menengah, dan pariwisata.

Tim ICC dan Delegasi Pemerintah Papua Nugini mengunjungi Lamsel untut menambah pemahaman dan kapasitas pegawai pemerintah di negara anggota ICC dalam pengolahan produk-produk turunan kelapa.

Advertisements

Selain itu, kedatangan Tim ICC itu juga untuk memberikan dukungan, mempromosikan, mengoordinasikan produksi, pengolahan dan pemasaran produk kelapa.

Didepan para tamu  Syahlani memaparkan gambaran umum komoditas perkebunan yang dapat dikembangkan di Lamsel seperti kelapa dalam, kelapa sawit, kakao, karet, cengkeh, tembakau dan kelapa puan (kopyor) yang merupakan komoditas populer.

“Kabupaten Lampung Selatan juga merupakan penghasil kelapa terbesar di Provinsi Lampung dengan produksi sebanyak 126.618 ton per tahun,” ungkap Syahlani yang menyampaikan sambutan Pelaksana tugas (Plt) Bupati Lamsel Nanang Ermanto.

“Bagi sebagian masyarakat Lampung Selatan, kelapa masih menjadi komoditas andalan sebagai sumber pendapatan baik dalam bentuk segar maupun olahan dan turunannya,” katanya.

Dengan luas kebun kelapa seluas 23.133 Hektar dan potensi produksi kopra mencapai 126.618 ton pertahun, Lampung Selatan menjadi pemasok kelapa segar untuk Bandar Lampung dan Pulau Jawa serta industri pengolahan kelapa,” lanjut Syahlani.

Syahlani menambahkan, selain pekebun yang menghasilkan komoditas kelapa segar, di Lamsel juga terdapat sejumlah pelaku utama yang memperoleh pendapatan sebagai pengrajin gula kelapa, nata de coco, pengrajin batok kelapa dan penangkar benih kelapa diantaranya di kecamatan Kalianda, Palas, Candipuro, Sidomulyo, dan Natar.

“Dan hampir disemua kecamatan memiliki industri pengolahan turunan kelapa.” Tukasnya.

Tim ICC dan Delegasi Papua Nugini itu akan melakukan kunjungan lapangan ke sejumlah perkebunan kelapa yang dikelola masyarakat. Rencananya tim tersebut akan berada di Lamsel hingga Jumat (12/4) mendatang. (kmf)

Comments

comments

Advertisements

Berita Popular

| LAPORAN PENERIMAAN BANTUAN TUNAI BENCANA TSUNAMI KABUPATEN LAMPUNG SELATAN PERTANGGAL 28 JANUARI 2019 - PENERIMAAN di Rekening Bank BRI (0503-01-001105-30-6) Saldo: Rp. 252.006.172,00 | Rekening Bank Mandiri (114-00-2200800-0) Saldo: Rp. 1.818.684.641,00 |
To Top
Shares