Kriminalitas

Dibilang Ijazah Palsu, Nanang Laporkan Sutrimo ke Polisi

Tim kuasa hukum nanang ermanto di polres lamsel. (aka)

Lnews.co, KALIANDA – Tim kuasa hukum Nanang Ermanto melaporkan mantan anggota DPRD Lampung Selatan (Lamsel) atas dugaan pencemaran nama baik di Polres setempat, Rabu siang (29/7/20).

Tim kuasa hukum dari kantor Bantuan Hukum Sai Bumi Selatan (LBH Sabusel) yang berjumlah 7 orang, yakni, Hasanudin, Eko Umaidi, Merik  Havit, Zamroni, Daniel Simamora, Deny Galih Riazy dan Fikri Amrullah melaporkan Sutrimo dengan dugaan pelanggaran pasal 311 KUHP ke unit Tipikor Polres Lamsel.

“Indikasinya Terlapor melanggar 311 KUHP ancaman 4 tahun, tentang pencemaran nama baik, dimana terlapor mengatakan dimedia online pada tanggal 27 Juli 2020 dirumahnya, bahwa ijazah SMA pak Nanang Palsu,” ujar ketua tim kuasa hukum Nanang, Hasanudin.

Anggota kuasa hukum, Merik Havit menambahkan, Nanang Ermanto ingin masalah pencemaraan nama baik tersebut diselesaikan secara hukum.

“Karena Pak Nanang mau menyelesaikan permasalahan ini tepat dan benar, karena soal isu ijazah palsu ini keluar saat mau Pilkada,” kata Merik.

Dulu, saat Pilkada 2015, menurut Merik, Nanang Ermanto melaporkan, mantan wakil bupati Lamsel, Eki Setyanto kepolisi, dengan masalah yang sama, soal isu ijazah palsu.

Kemudian jelang Pilkada 2020, isu tentang ijazah palsu Nanang Ermanto kembali dihembuskan dan Kepala Desa Margo Dadi, Jati Agung yang juga mantan anggota DPRD Lamsel, Sutrimo yang mengatakan itu di sejumlah media online lokal.

Menurut Merik, ada hal janggal soal ijazah palsu tersebut, jika Klien mereka benar berijazah palsu tentu, tak mungkin Nanang bisa jadi anggota DPRD 2 periode dan menjadi wakil bupati kemudian menjadi bupati Lamsel.

“Kalau ijazah palsu tentu dia tentu tak lolos verifikasi,” imbuh Merik.

Jika tidak segera dilaporkan ke penegak hukum, menurut Merik, Klien mereka khawatir akan ada gesekan diakar rumput.

“Pak Nanang khwatir ini bentuk adu domba dan takutnya menjadi fitnah horizontal.” Tukas Merik.

Merik mengakhiri, “Kita adu data di kepolisian mana yang benar, klaim Terlapor atau Klaim Pelapor.”

Berita soal ijazah palsu tersebut dimuat situa berita, lantainews.com, sinarlampung.co dan sebuah akun youtube.

(aka)

Berita Popular

To Top
error: Content is protected !!