Kriminalitas

Dirawat sejak kecil NR Tega Bunuh Neneknya Sendiri

NR saat ditanyai polisi. (lek)

Lnews.co, KALIANDA Pembunuh Sakatmi (55), warga Desa Panca Tunggal kecamatan Merbau Mataram kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) akhirnya terbongkar.

Pelakunya tak lain adalah cucunya sendiri, NR (14) yang Ia rawat sejak kelas 2 Sekolah Dasar.

Advertisements

Dalam ekpose kasus yang digelar Polres Lamsel, Jumat siang (14/6/19), terungkap bagaimana dan apa penyebab NR menghabisi nyawa neneknya tersebut.

Dihadapan wartawan, NR menceritakan awal mula pembunuhan tersebut terjadi. “Sebelum kejadian Nenek membangunkan saya dari tidur dengan menampar pipi kiri dan pipi kanan saya, tamparan nenek itu membuat saya marah, saya tarik kerah belakang bajunya hingga terjungkal dan pingsan, saat pingsan itu saya goreng leher nenek saya pake pisau daging,”

NR juga menjelaskan alasan mengapa Ia tega mengakhiri hidup orang yang telah merawatnya sejak kecil tersebut.

“Sejak kelas dua SD, nenek sering mukulin saya, kadang pake tangan, kadang pake kayu, sampai akhirnya kesabaran saya habis pada hari Sabtu itu,” ujar NR.

Usai menghabisi nyawa neneknya, NR juga membawa kabur uang tunai milik Sukatmi sebesar 8,2 juta rupiah.

Menurut pengakuan tersangka, uang tersebut rencananya akan digunakan untuk memenuhu kebutuhan hidup saat dalam pelarian.

Pelaku ditangkap pada Sabtu malam (8/6/19) atau sekitar 12 Jam setelah kejadian.

NR dijerat dengan pasal 338 KHUP jonto pasal 365 KHUP pencurian dengan kekerasan dengan ancaman 15 tahun penjara.

Sebelumnya diberitakan, pada hari Sabtu, 8 Juni 2019 sekita jam 09.00 Wib Sukatmi ditemukan pertama kali oleh anak korban, Yudi (32) dan Lisnawati (28) didalam kamar dalam kondisi bersimbah darah dan tak bernyawa lagi.

Sukatmi ditemukan dengan luka sayat dileher tak jauh dari tempat tidurnya. (aka)

Comments

comments

Advertisements

Berita Popular

To Top
Shares