Eksekutif Legislatif Sepakati KUA PPAS 2,12 Triliyun

oleh -26 views

Lnews.co, KALIANDA – Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lampung Selatan (Lamsel) bersama Bupati menandatangani Nota Kesepakatan KUA PPAS tahun anggaran 2018, di ruang Badan Anggaran (Banggar) DPRD setempat, Selasa sore (21/11/17).

Pimpinan dewan yang menandatangani yakni Ketua DPRD sekaligus sebagai Ketua Banggar, Hendry Rosyadi, Wakil Ketua DPRD, Supriyanto Hutagalung dan Roslina serta Bupati Lamsel, Zainudin Hasan.

Usai menandatangani MoU, Zainudin Hasan menyampaikan ucapan terima kasih kepada wakil rakyat dan tim anggaran Pemkab yang telah bekerja maksimal untuk menyusun anggaran.

“Terima kasih kepada Badan Anggaran Dewan dan Tim Anggaran Daerah, yang telah bekerja luar biasa semoga kedepan Lamsel lebih baik lagi, semoga kita bisa meningkatkan sumber-sumber pendapatan,”

“Kali ini lebih baik dari tahun lalu, saya mengawasi langsung pembangunan infrastruktur, semoga apa yang diharapkan presiden Jokowi untuk menguatkan infrastruktur bisa terwujud.” Tukasnya.

Secara garis besar, KUA PPAS berisikan Target Pendapatan Daerah tahun 2018 sebesar 2,08 Triliyun Rupiah. Target tersebut didapat dari Pendapatan Asli Daerah sebesar 218 Milyar Rupiah, Dana Perimbangan sebesar 1,38 Triliyun Rupiah dan Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah sebesar 485 Milyar Rupiah.

Pendapatan Asli Daerah (PAD) diperoleh dari empat item yakni, Pajak Daerah sebesar 90,9 Milyar Rupiah, Retribusi Daerah sebesar 8,6 Milyar Rupiah, Hasil Pengelolaan Daerah yang dipisahkan sebesar 6,1 Milyar Rupiah dan Lain-lain PAD yang sah sebesar 112,6 Milyar Rupiah.

Dana Perimbangan didapat dari Dana Bagi Hasil Pajak/Bagi Hasil Bukan Pajak sebesar 41,2 Milyar Rupiah, Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar 1.01 Triliyun Rupiah dan Dana Alokasi Khusus sebesar 323,8 Milyar Rupiah.

Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah diperoleh dari Hibah sebesar 100,1 Milyar Rupiah, Dana Bagi Hasil Pajak dari Provinsi dan Pemda Lainnya sebesar 119,4 Milyar Rupiah, Dana Penyesuaian Otonomi Khusus sebesar 265,4 Milyar Rupiah.

Sementara untuk target Belanja Daerah pada tahun 2018 sebesar 2.12 Triliyun Rupiah. Target tersebut berasal dari Belanja Tidak Langsung sebesar 1.15 Triliyun Rupiah dan Belanja Langsung sebesar 967,6 Milyar Rupiah.

Belanja Tidak Langsung terdiri dari Belanja Pegaawai sebesar 780,1 Milyar Rupiah, Belanja Bunga sebesar 5,4 Milyar Rupiah, Belanja Hibah sebesar 21,8 Milyar Rupiah, Belanja Bantuan Sosial 500 Juta Rupiah, Belanja Bagi Hasil Kepada Provinsi/Kabupaten/Kota dan Pemerintah Desa 4,9 Milyar Rupiah, Belanja Bantuan Keuangan Keuangan Kepada Provinsi/Kabupaten/Kota dan Pemerintah Desa dan Parpol sebesar 337,5 Milyar Rupiah serta Belanja Tak Terduga sebesar 3,6 Milyar Rupiah.

Kemudian Target Pembiayaan Daerah Netto sebesar 33,9 Milyar Rupiah yang diperoleh dari Penerimaan Pembiayaan Silva tahun sebelumnya yakni sebesar 84,5 Milyar Rupiah dikurangi dengan Pengeluaran sebesar 50,6 Milyar Rupiah yang terdiri dari Penyertaan Modal Daerah sebesar 25 Milyar Rupiah dan Pembayaran Pokok Hutang sebesar 25,6 Milyar Rupiah. (aka)

Komentar