Lampung Selatan

Hari ini, 189 Eselon III Lamsel diuji Kemampuannya

Eselon III Pemkab Lamsel sedang mengikuti Ujian Kompetensi di aula rajabasa, kalianda, sabtu (30/3/19). (kmf)

KALIANDA – Ratusan pejabat administrator (eselon III) dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan (Lamsel) menjalani uji kompetensi dan penilaian kinerja di Aula Rajabasa, Kantor Bupati, Sabtu (30/3/19).

Tim Assesor, Agus Triono mengungkapkan, tahapan uji kompetensi yang dijalani dilaksanakan berdasarkan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2017 tentang Standar Kompetensi Jabatan Aparatur Sipil Negara.

Agus menyebut, tes kompetensi terdiri atas kompetensi teknis, kompetensi sosial kultural, dan kompetensi manajerial.

“Jadi mereka (peserta) diberi peluang untuk menjabarkan keahliannya di esai. Disitu (esai) untuk mendalami teknis,” ujar Agus di lokasi uji kompetensi.

Advertisements

Dia menambahkan, alokasi waktu pelaksanaan uji kompetensi yang disediakan tim assesor selama 4 jam. Dengan rincian alokasi soal pilihan ganda (60 soal) selama 1 jam dan alokasi soal esai (12 soal) selama 3 jam.

“Jadi kita (assesor) menyediakan waktu 3 jam untuk pendalaman materi teknis di esai, bisa dibayangkan satu bidang waktu yang diberikan itu 60 menit. Selanjutnya, hasilnya akan diolah lagi oleh tim evaluasi dan diserahkan ke BPK. Ketentuannya ya seperti itu,” ungkapnya.

Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat Lamsel, Akar Wibowo menjelaskan, jumlah keseluruhan eselon III di Lamsel sebanyak 212 orang, terdiri dari 189 formasi jabatan yang terisi atau definitif, dan 23 formasi jabatan kosong yang saat ini diisi oleh Pelaksana tugas.

Menurutnya, penilaian itu dilakukan terhadap 189 peserta yang saat ini menduduki jabatan definitif. Dengan rincian sebanyak 62 pejabat merupakan pejabat eselon III A dan 127 pejabat eselon III B.

“Tujuan dilaksanakannya kegiatan penilaian kompetensi dan kinerja ini adalah untuk mengidentifikasi kader-kader pemimpin melalui suatu metode yang memiliki akurasi dan objektifitas yang dapat diandalkan,” ujar Akar.

Dalam asesmem itu, target yang ingin dicapai menurut Akar, tersedianya data kompetensi pejabat administrator yang akurat, objektif dan dapat dipertanggungjawabkan.” Tukasnya. (az/kmf)

Comments

comments

Advertisements

Berita Popular

| LAPORAN PENERIMAAN BANTUAN TUNAI BENCANA TSUNAMI KABUPATEN LAMPUNG SELATAN PERTANGGAL 28 JANUARI 2019 - PENERIMAAN di Rekening Bank BRI (0503-01-001105-30-6) Saldo: Rp. 252.006.172,00 | Rekening Bank Mandiri (114-00-2200800-0) Saldo: Rp. 1.818.684.641,00 |
To Top
Shares