Lampung Selatan

Hina GML, Perempuan ini Diminta Bayar Kifarat ke Anak Yatim

Asih didampingi Feri bastian. (ist)

Lnews.co, KALIANDA – Usai menggelar unjukrasa di kantor Dinas Lingkungan Hidup (DHL) Lampung Selatan (Lamsel) Ormas Gema Masyarakat Lokal (GML) mendapat hardikan dari Netizen di Media Sosial (Medsos) Facebook, Rabu kemarin (24/7/19).

Hinaan itu ditulis oleh Akun Bernama Asih T. Yanti. Ia menulis di dinding Facebooknya, “Sisa2 orasi oleh salah satu ormas di lampung selatan. “Membela kepentingan rakyat (katanya), tp mendzolimi lingkungan. #organisasikarbitan.

Advertisements

Tulisan tersebut sontak membuat anggota DPP GML Lamsel dan cabang-cabangnya di provinsi Lampung marah.

Mereka kemudian mencari identitas sang penulis yang tulisan di Medsos tersebut dinilai mengandung ujaran kebencian dan pencemaran nama baik organisasi yang berpusat di Kalianda itu.

Usut punya usut, ternyata Asih T. Yanti tersebut merupakan salah satu pekerja pembersih kantor Lingkungan Hidup berjenis kelamin perempuan dengan nama Asih Triyanti.

Pertemuan dua pihak pun digelar di kantor Lingkungan Hidup dengan dimediasi oleh Plt. Kepala Dinas, Feri Bastian.

GML yang tersulut emosinya meminta pelaku meminta maaf secara langsung dan tidak lagi mengulangi perbuatannya.

Asih pun mengakuai kesalahannya. Didepan pengurus GML, Ia akhirnya meminta maaf disaksikan oleh Plt. Kadis Lingkungan Hidup dan sejumlah stafnya.

“Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya, karena sudah melukai hati kawan-kawan dan saudara-saudara dari Ormas GML, saya tidak ada maksud melecehkan, itu semua karena saya hilaf,” ujarnya sambil tertunduk.

“Jujur dari hati saya yang paling dalam saya mengaku bersalah dan sekali lagi saya mohon maaf kepada Ormas GML,” kata Asih.

Ketua Umum GML, Rizal Anwar, yang hadir diruangan itu pun memberi balasan positif. GML menerima permohonan maaf pelaku, dengan syarat Ia tak lagi mengulangi kesalahan yang sama.

“Kita ini ormas yang terdaftar di Kemenkumham, saya maafkan, semoga ini menjadi pelajaran pertama dan terakhir dari dia dan saya tekankan kepada siapa saja untuk bijak bermedsos,” bebernya.

“Selanjutkan saya meminta permohonan maaf diklarifikasi oleh media partner dari GML, dan membayar Kifarat dengan menyantuni anak yatim, karena dia sudah menyakiti dan mendzolimi orang ramai.” Tukas Rizal Anwar.

(ist)

(aka)

 

Comments

comments

Advertisements

Berita Popular

To Top
Shares