Hitungan Jam, Uang Dikumpulkan Wartawan Peduli Capai Jutaan Rupiah

oleh -96 views

Lnews.co, KALIANDA – Upaya para Jurnalis di Lampung Selatan mengumpulkan dana untuk dua penderita kanker, membuahkan hasil yang lumayan. Dari pagi hingga siang, uang yang terkumpul mendekati dua juta rupiah.

“Alhamdulillah, dengan membuka kardus peduli Nur Muhammad dan M. Tohir Aji yang kita himpun disekitaran kantor Pemkab, terkumpul uang sekitar 1.650.000,- rupiah.” ujar Aan, salah satu wartawan penggagas kardus peduli, kepala wartawan Lnews.co, Jumat petang (1/7/16).

Dana tersebut menurut wartawan Medinas Lampung ini akan diserahkan langsung ke kerabat Nur Muhammad, penderita kanker di mulut, warga desa Pisang, kecamatan Penengahan dan keluarga M. Tohir Aji, penderita kanker di wajah, warga Dusun 1, desa Sukaratu, kecamatan Kalianda.

“Uang yang terkumpul akan kita serahkan ke bang Hendra, salah satu kerabat penderita kanker yang sekarang sudah berada di rumah sakit Cipto Mangunkusomo di Jakarta. Semoga uang yang kita beri bisa sedikit meringankan beban keluarga penderita.” tambah Aan.

Menurut Aan, uang yang terkumpul kebanyak berasal dari urunan wartawan Lampung Selatan yang biasa meliput di Pemkab. “Kebanyakan dari sumbangan kawan-kawan jurnalis yang sengaja menyisihkan rezeki yang didapat hari ini untuk Nur dan Pak Tohir.” katanya.

Dari penelusuran Lnews.co, semenjak berita Nur Muhammad, penderita kanker di mulut yang sudah membutakan sebelah matanya dan M. Tohir Aji, penderita kanker yang hampir menghabiskan bentuk wajahnya, mencuat dimedia, berbagai elemen masyarakat terpancing empatinya dan berupaya mengumpulkan dana di jalan, atau menghimpun sumbangan donatur via rekening.

Akan tetapi hingga kini, uang yang didapat oleh keluarga penderita, belum cukup untuk biaya operasi dan pengobatan Nur Muhammad yang berjumlah sekitar 80 juta rupiah, dan biaya pengobatan M. Tohir Aji, yang ditaksir mencapai 58 juta rupiah.

Belum lagi uang yang dibutuhkan oleh kedua keluarga penderita kanker ini untuk biaya hidup sehari-hari saat berada di rumah sakit Cipto di Jakarta yang menghabiskan dana tidak kalah banyak. (aka)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *