“Ibu Mau Gorok, Mau Diapakan saja Saya Pasrah”

oleh -26 views

Lnews.co, KALIANDA – Perwakilan GMBI dan ibu-ibu yang dijanjikan oleh Pemkab Lampung Selatan untuk berangkat Umroh ke Tanah Suci, akhirnya dipertemukan dengan Asisten Bidang Kesra, Ekobang, Kabag BMS disalah satu ruangan di kantor Bupati.

Ibu-ibu yang hadir dalam pertemuan itu diantaranya, Lathifah, Sariyah, Suski, Armaida, Herliantina, Saudah dan Jumiati didampingi oleh Sekretaris GMBI Lamsel, Asmayanto.

Dalam pertemuan ini, pengunjukrasa menginginkan keterangan tertulis dari Pemkab terkait janji keberangkatan Umroh dalam bentuk tertulis.

“Kami dijanjikan berangkat pada bulan Maret 2016, kemudian dibatalkan dan dijanjikan akan berangkat setelah lebaran puasa. Setelah lebaran kami tanya lagi, dan ternyata, rencana itu kembali batal. Kemudian kami dijanjikan pada bulan November, tapi nyatanya janji itu belum juga diwujudkan.” Ujar Sariyah.

“Saya terima saya yang salah, karena saya bawahan saya siap salah, terserah ibu-ibu mau apakan saya. Di Kabbah saya bersujud agar umroh ini bisa terlaksana. Tapi kalau belum rezeki, ya belum bisa terlaksana. Jangan bapak ibu salahkan bupati, karena bupati banyak kerjaan.

“Hingga saat ini kami masih proses, umroh ini bukan tidak jadi, tapi waktunya yang berubah, kami manusia biasa kami sudah berusaha. Mau ibu gorok, mau ibu apakan, saya pasrah hari ini.” Beber Kepala Bagian Bina Mental Spritual (BMS), A. Kholil, dihadapan para pengunjukrasa diruang Asisten Ekobang.

“Kesedihan ibu-ibu juga kesedihan saya, saya mohon maaf kepada ibu-ibu sekalian, saya berjanji akan terus saya perjuangkan.” Tukasnya. (Aka)

Komentar