Peristiwa

Jika tak mampu, Monggo Nanang mundur baik-baik

Merik Havit (berkopiah) saat unjukrasa soal jembatan pasat inpres di halaman kantor bupati lamsel, rabu siang (30/1/19). (foto: alfi/ist)

Lnews.co, KALIANDA – Warga Kalianda meminta Pelaksana tugas (Plt) Bupati Lampung Selatan (Lamsel), Nanang Ermanto untuk mundur dari jabatannya karena dinilai lemah dalam mengelola kabupaten.

Sejumlah faktor yang menjadi bahan penilaian warga adalah gagalnya Nanang memperbaikan jembatan patriot pasar Inpres.

Nanang yang ditetapkan Plt. Awal bulan Juli 2018 lalu itu berjanji akan memperbaiki jembatan dua minggu setelah Ia ditetapkan sebagai Plt.

“Minggu depan jembatan mulai kita perbaiki tanpa menggunakan dana APBD melainkan dengan dana CSR,” ujar Nanang waktu itu.

Advertisements

Namun hingga hari ini, Rabu (30/1/19) jembatan tersebut tak kunjung diperbaiki dan dampaknya Seribuan warga dan pedagang pasar Inpres mendemo Bupati.

“Mana janjimu yang akan memperbaiki jembatan, sudah tiga bulan kami tunggu jembatan tak kunjung diperbaiki,” teriak pengunjuk rasa.

Nanang pun turun dari kantornya dan mengangkat mic. Dihadapan pendemo Ia berjanji lagi. “Sebelum puasa jembatan sudah jadi,” katanya.

Warga pun bereaksi, mereka mengancam akan menduduki kantor Bupati jika dalam waktu tiga bulan jembatan tersebut tak juga selesai.

“Jika dalam waktu tiga bulan jembatan tak juga diperbaiki, kita akan duduki kantor bupati,” ujar pendemo.

Pernyataan lebih keras terlontar dari mulut aktifis Kalianda, yang juga ikut berdemo, Merik Havit. Ketika diwawancara Lnews.co, usia shalat zuhur di mesjid Bani Hasan Ia meminta Nanang mundur dari jabatannya.

Merik menilai, Nanang tak fokus dalam memimpin Lamsel.

Berikut ini wawancara Lnews.co dengan Merik Havit:

Lnews.co:
“Apakah seringnya nama Nanang disebut dipersidangan menikmati juga uang fee proyek, membuatnya tak fokus dalam memimpin Lamsel?”

Merik:
“Terlepas apakah Nanang ini sering disebut menerima fee proyek, masyatakat tidak terlalu open, yang diopenin warga ini adalah janji bupati untuk segera memperbaiki jembatan pasar Inpres, tadi dia janji tiga bulan, tapi sebenarnya masyatakat menginginkan kalau tidak mampu mengurus jembatan itu, monggo mundur secara baik-baik, kenapa, karena pemimpin itu yang dipegang janjinya,”

Lnews.co:
“Faktor apa yang mendasari pendapat anda bahwa Nanang lebih baik mundur?”

Merik:
“Begini bang, ngurus jembatan saja dia sudah tak sanggup. Bupati itu adalah pemimpin dan pemimpin itu punya anak buah, dia tinggal perintah saja, misalnya Kadis PU, kalau berjanji-janji terus dimasyarakat terlalu banyak masyarakat yang kecewa, apalagi hari ini Beliau tidak mampu membuat surat pernyataan tiga bulan pekerjaan itu selesai. Kalau tidak mampu menggunakan dana CSR ya monggo dianggarkan di APBD, ngomong baik-baik dengan masyarakat, ngomong yang pait-pait dengan masyarakat bahwa ini gak sanggup dengan dana CSR.”

(aka)

Comments

comments

Advertisements

Berita Popular

| LAPORAN PENERIMAAN BANTUAN TUNAI BENCANA TSUNAMI KABUPATEN LAMPUNG SELATAN PERTANGGAL 28 JANUARI 2019 - PENERIMAAN di Rekening Bank BRI (0503-01-001105-30-6) Saldo: Rp. 252.006.172,00 | Rekening Bank Mandiri (114-00-2200800-0) Saldo: Rp. 1.818.684.641,00 |
To Top
Shares