Lampung Selatan

Jika Terbukti Pungli, Bupati Janji Pecat Kepala Sekolah

Bupati Lampung Selatan DR. H. Zainudin Hasan, M.Hum saat diwawancarai sejumlah awak media, usai upacara ­Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-108 tahun 2016 Tingkat Kabupaten Lampung Selatan, yang dilaksanakan di Lapangan Raden Inten, Kalianda, Jum’at (20/05). (foto: ziz)

Lnews.co, KALIANDA – Bupati Lampung Selatan, Zainudin Hasan, berang mengetahui adanya Sekolah yang memungut iuran kepada siswa. Bupati menegaskan jika terbukti, Ia mengaku tidak akan segan untuk memecat Kepala Sekolah bersangkutan.

Pernyataan keras ini disampaikan oleh Zainudin usai upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional di lapangan Raden Intan 2, Kalianda, Lampung Selatan, Jumat pagi (20/5/16).

“Tidak ada ampun bagi Kepala Sekolah yang telah melakukan pungutan kepada siswa. Saya akan panggil kepala sekolahnya bila memang terbukti maka saya akan pecat jabatanya dari kepala sekolah untuk dijadikan guru biasa .” Ujarnya saat ditanya wartawan.

Diberitakan sebelumnya, SMP Negeri 2 Katibung telah memungut dana kepada siswanya untuk membuat sumur bor dan fasilitas pos Satuan Pengamanan (Satpam) sekolah melalui komite.

Besar nilai pungutan tersebut antara 125 ribu sampai 150 ribu rupiah. Kepala Sekolah berdalih bahwa pungutan tersebut sesuai dengan hasil rapat dan kesepakatan antara Komite Sekolah dengan orang tua murid.

Namun, Sekretaris Dinas Pendidikan Lampung Selatan, Firmansyah menyatakan pungutan uang dalam bentuk apapun kepada siswa, itu dilarang, walau pungutan tersebut merupakan hasil dari rapat Komite dengan orang tua murid.

“Yang jelas pungutan itu tidak boleh apapun alasanya saya akan coba panggil Kepala Sekolahnya sama Kepala Unit Pelaksanaan Teknis (KUPT) Dinas Pendidikan Katibung nanti saya minta untuk menjelaskan terkait dengan pungutan dana tersebut.” kata Firmansyah beberapa waktu yang lalu. (ade/str)

2 Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Popular

To Top