NewsFlash

Jumlah Hunian Tetap untuk Korban Tsunami Lamsel belum jelas?

Kepala BNPB pusat letakkan batu pertama pembangunna hunian tetap di Lamsel, Minggu (13/1/18). (kmf)

KALIANDA – Kepala BNPB RI Letjen. Doni Monardo yang baru beberapa hari dilantik Presiden Ri kunjungi wilayah terdampak Tsunami di Lampung Selatan (Lamsel), Minggu (13/1/2019).

Ia didampingi Plt. Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto, Sekertaris Daerah Fredy, SM dan para pejabat Pemkab.

Pertama, Doni Monardo mengunjungi Hunian Sementara (Huntara) di Wisma Atlet GOR Way Handak (GWH) yang dihuni 90 jiwa pengungsi dari Pulau Sebesi.

Di Wisma Atlet Doni didampingi Nanang berdialog dengan para pengungsi yang pekerjaan sehari-harinya sebagai Nelayan, disela-sela dialog tersebut Doni akan membantu perlengkapan untuk melaut, “Pak Bupati, segera buatkan Proposal ke BNPB untuk membantu kebutuhan mereka, seperti alat pancing, jaring, perahu dan lainnya”, ujar Doni kepada Nanang dihadapan para pengungsi.

Calon Huntara pun tidak luput dari perhatian mantan Komandan Paspampres tersebut, iringan pengawalan pun bergerak menuju eks Hotel 56, disana Doni mengecek kualitas Huntara yang yang berukuran 4×6 dengan rangka baja ringan, dinding GRC dan lantai semen, “bangunan ini layak untuk rumah tinggal, bagaimana dengan airnya Pak Bupati?”, tanya Doni.

“Kalau air kita pakai 2 (dua) sumur bor dan WCnya bersama-sama diluar bangunan (Komunal) dan 1 (hunian) untuk 1 Kepala Keluarga (KK)”, jelas Nanang.

“Kalau begitu sudah tidak ada masalah untuk Huntaranya,” balas Doni.

Ia juga menyempatkan diri melakukan penanaman pohon dibibir pantai bekas bangunan penduduk yang tersapu bersih Tsunami.

“Saya berharap disini tidak lagi dibuat bangunan, kejadian kemarin cukup menjadi pelajaran buat kita semua, dengan kita tanami pepohonan, mudah-mudahan kedepannya bisa mengurangi korban jiwa maupun kerugian materi apa bila terjadi ombak pasang dan Tsunami,” lanjutnya.

Usai melakukan penanaman pohon Doni beserta rombongan melakukan peletakan batu pertama Hunian Tetap (Huntap) untuk para korban Tsunami di Desa Kunjir.

Menurut Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Sefri Masdian, total Jumlah rumah rusak akibat diterjang tsunami di Lamsel sebanyak 551 unit.

Namun Ia tidak tahu persis jumlah Huntap yang akan dibangun Pemerintah. “Kalau jumlah rumah rusak 551, namun berapa jumlah hunian tetap saya belum dapat info valid, coba hubungi Kadis Perkim,” ujar Sefri kepada Lnews.co, Minggu sore (13/1/18).

Lnews.co kemudian menghubungi Plt. Kepala Dinas Permukiman (Perkim) Lamsel, Burhanudin. “Saya sedang rapat, nanti saja ya.” Tukasnya.

(kmf/aka)

Comments

comments

Berita Popular

LAPORAN PENERIMAAN BANTUAN TUNAI BENCANA TSUNAMI KABUPATEN LAMPUNG SELATAN PER TANGGAL 9 JANUARI 2019 - PENERIMAAN Saldo di Bank Saldo BRI (0503-01-001105-30-6): Rp. 221.768.162,00 | Saldo Bank Mandiri (114-00-2200800-0): Rp. 1.150.097.041,00 | Jumlah Penerimaan s.d. tanggal 09/01/2019 = Rp. 1.371.865.203,00 | Jumlah Kas Tunai s.d. tanggal 09/01/2019 = Rp. 0,- | Penerimaan pada RKUD - Penerimaan Bantuan Keuangan dari Prov Jawa Barat (28/12/2018) = Rp. 1.000.000.000,00 | Total Penerimaan = Rp. 2.371.865.203,00
To Top
Shares