,

Kampanye di Kampung Sendiri, Antoni kembali Perkenalkan KTP Sehat

oleh -199 views
foto: ril

SIDOMULYO – Dihari yang Ke-26 masa Kampanye, Calon Wakil Bupati Lampung Selatan (Lamsel) Nomor urut 2, Antoni Imam di empat desa di wilayah kecamatan Sidomulyo, Senin (26/10/20).

Empat desa yang disapa kali ini diantaranya desa Sidomulyo, Sidorejo, Suak dan desa Sukabanjar.

Kehadiran Cawabup yang memiliki Jargon Lampung Selatan Berjaya itu disambut hangat oleh warga dan simpatisanya serta tim senam Laskar Wanita.

Kedatangan Antoni itu didampingi sejumlah pengurus partai Golkar dan PKS serta Tim Pemenangan Toni-Antoni dan ketua tim pemenangan dari Laskar Wanita Murniawati Antoni.

Seperti biasa, Antoni kembali memperkenalkan sejumlah program unggulan, salah satunya yaitu mengenalkan program KTP SEHAT.

“Jika Allah memenangkan, Tony-Antoni punya program namanya KTP SEHAT, apakah dia BPJSnya atau juga tak punya BPJS, nanti cukup dengan KTP Lampung Selatan, warga bisa berobat gratis di RS Bob Bazar maupun RS rujukan,” katanya.

“Kenapa komitmen dengan KTP SEHAT. Karena selama saya jadi Dewan banyak sekali keluhan, aspirasi dari masyarakat tentang kesehatan, Ada yang punya BPJS dia nunggak ada BPJS gratis, tapi bingung mau kerumah sakit karena kendaraanya, Nah disitulah solusinya, ada BPJS bingung kendaraan. Tinggal kita siapkan artinya pelayanan terpadu cukup dengan KTP bisa dilayani sehingga gratis, jadi walaupun BPJS nya nunggak ga masalah masih tetap di layani,” imbuh Antoni.

Selain bidang kesehatan pendidikan juga menjadi salah satu perhatian Tony-Antoni. Dimana, nantinya seluruh kegiatan belajar mengajar akan didanai oleh APBD dan bisa gratis.

“Supaya nanti tidak ada lagi warga masyarakat yang tidak mampu, dia tidak bisa sekolah sampai perguruan tinggi Insya Allah akan diberi Beasiswa melalui anggaran APBD. Kemudian ada lagi tunjangan atau insentif untuk berbagai tenaga-tenaga pelayanan di masyarakat mulai dari guru honorer,” imbuhnya.

Jika Allah mengizinkan, Tony-Antoni diberi amanah, akan memberi pelatihan khusus untuk para ibu-ibu-ibu agar bisa menopang ekonomi keluarga dan bisa membantu suaminya melalui Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)

“Tahap pertama akan dibentuk satu desa 10 kelompok UMKM, satu kelompok ada 20 Anggota setiap kelompok nanti dibantu dana hibah, bukan pinjaman sebesar Rp 25 juta rupiah.” Tukasnya.

Diketahui seperti biasa, kampanye diakhiri dengan pembagian Nasi Cinta yang sudah lama dilakoni Antoni Imam sejak Pandemi Covid19 melanda. (ril)

Komentar