Lampung Selatan

Kejaksaan Lamsel periksa Barang yang dibeli Gugus Tugas

foto: kmfls

KALIANDA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan (Lamsel) melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 memastikan proses pengadaan barang dan jasa transparan dan akuntabel.

Untuk menjamin hal itu, Pemkab melibatkan pendampingan dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Lamsel.

Bahkan, tim dari Kejari yang terdiri dari Kasi Perdata dan Tata Usaha Negara, Muhammad Ikbal Hadjarati, SH, MH dan Jaksa Fungsional, Muhammad Assarofi, SH mendatangi langsung Posko Gugus Tugas COVID-19, di Aula Sebuku, rumah dinas bupati di Kalianda, Rabu (17/6/20).

Untuk mengecek barang-barang dibeli oleh Gugus Tugas seperti hand sanitizer sebanyak 300 jeriken, disinfektan 300 galon, ember 3.000 buah serta sabun cair cuci tangan sebanyak 300 jeriken.

Dalam pemeriksaan barang tersebut, tim Kejari didampingi oleh Inspektur, Joko Sapta Prihandaya, Kasat Pol PP dan Damkar Heri Bastian, Koordinator Logistik Gugus Tugas COVID-19 yang juga Kepala Pelaksana BPBD, M. Darmawan.

“Sebelum didistribusikan, kami lakukan pengecekan terhadap barang-barang yang baru saja dibeli. Apakah spek, prosedur dan kualitas barang yang dibelanjakan ini telah sesuai dengan yang ditentukan,” tegas Ikbal usai memeriksa barang.

Dari hasil pemeriksaan, keempat jenis barang yang dibeli Pemkab Lampung Selatan tersebut telah sesuai dengan ketentuan yang ada. Namun, Ikbal berpesan agar seluruh barang yang telah tersedia untuk segera di distribusikan ke masyarakat.

“Harus segera didistribusikan ke masyarakat. Karena ini kan untuk kepentingan masyarakat agar dapat segera difungsikan dan dimanfaatkan,” tandasnya.

Sementara itu, M. Darmawan menyatakan, pihaknya akan segera mendistribusikan barang-barang yang telah tersedia untuk penanganan COVID-19.

“Secepatnya akan kami distribusikan ke kecamatan dan desa-desa. Masing-masing desa akan mendapatkan 10 ember cuci tangan, satu galon disinfektan, 10 jeriken hand sanitizer dan 10 jeriken sabun cair untuk cuci tangan.” Tukas Darmawan.

foto: kmfls

 

(kmfls).

Hoax atau Real Cek Disini

Berita Popular

To Top
error: Content is protected !!