Hukum

KPK Kabulkan Pemohonan Justice Collaborator terdakwa Agus BN dan Anjar

Sidang tuntutan abn dan anjar di pn tanjung karang, kamis siang (14/3/19). (foto: khairullah aka)

Lnews.co, TANJUNG KARANG – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengabulkan permohonan Terdakwa kasus fee proyek infrastruktur kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) Agus Bhakti Nugroho dan Anjar Asmara menjadi Justice Collaborator (JC).

Diterima permohonan dua terdakwa itu disampaikan Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK, Subari Kurniawan dalam sidang pembacaan tuntutan di Pengadilan Negeri (PN) Tanjung Karang, Bandar Lampung, Kamis (14/3/19).

Advertisements

Menurut Subari, Terdakwa Anjar Asmara mengajukan JC pada bulan Januari dan Agus Bhakti Nugroho pada bulan Februari dan permohoman JC itu pun telah dikabulkan KPK.

“Awalnya kan kasus ini hanya soal 250 Juta, coba kalau mereka gak buka semua, mungkin hanya segitu yang terungkap, tapi keduanya membuka semua, itulah dasar keduanya jadi JC,” ujar Subari usai sidang.

Kedua terdakwa juga telah dituntut oleh JPU KPK masing-masing 4 tahun kurungan dengan denda 250 juta subsider 6 bulan penjara karena telah terbukti bersalah melanggar pasal 12 huruf a Undang-undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-undang RI Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHPidana jo Pasal 65 ayat (1) KUHPidana. (aka)

Comments

comments

Advertisements

Berita Popular

To Top
Shares