Lampung Selatan

NU Muhammadiyah: Janji Politik jangan Muluk-muluk

foto: aka

Lnews.co, KALIANDA – Pengurus Cabang Nahdhatul Ulama (PCNU) dan Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) menyampaikan kriteria Bupati mendatang.

Dua Ormas Islam terbesar di Indonesia tersebut menyampaikan pandangan mereka terkait calon Pemimpin Lamsel yang layak dipilih dalam Pilkada 2020, di ruang rapat kantor PD Muhammadiyah Lamsel, di Kalianda, Senin siang kemarin (13/1/20).

Menurut NU yang disampaikan oleh Ketua PCNU Lamsel, H. Nur Mahfud, Bupati Lamsel mendatang wajib dan berkomitmen berkerjasama dengan Ulama.

“Untuk Pilkada Lamsel mendatang kita punya pandangan, siapapun Bupatinya kita berharap bisa bersinergi, berjalan bersama-sama dengan Ulama, selalu berkomunikasi intensif, bukan dibutuhkan manakala mau Pilkada, mau Pemilu,” beber H. Mahfud.

“Dalam mengisi pembangunan, kita berharap nanti siapapun pemimpinnya bisa bekerja sama dengan Ormas-ormas Islam, khususnya NU dan Muhammadiyah, selalu ngajak ngobrol, apa lagi soal urusan keagamaan,” tambahnya.

H. Mahfud juga menyatakan, sebagai Ormas dengan massa terbaik, sepatutnya Pemkab lebih banyak mengajak bicara NU dan Muhammadiyah dalam memecahkan segala persoalan yang ada di Lamsel.

“Massa paling banyak ya NU dan Muhammadiyah jadi kita punya kewajiban sosial kemasyarakatan, jadi kalau ada program-program, kan tidak ada salahnya NU dan Muhammadiyah diajak bicara, apa sih yang bisa kita bantu, yang bisa kita lakukan,” ujar H. Mahfud.

Diakhir penjelasannya, NU menginginkan pemimpin Lamsel kedepan bermashab, ‘Nasionalis Relijius’.

“Kita berharap Pemimpin kedepan bisa mensyiarkan lagi simbol-simbol keagamaan, khususnya Islam.” Tukasnya.

Pernyataan yang dilontarkan oleh Ketua PD Muhammadiyah Lamsel, H. Mukhlisin nyaris serupa dengan apa yang disampaikan oleh Ketua PCNU Lamsel.

“Sama dengan apa yang disampaikan NU, kita berharap Pemimpin Lamsel kedepan selalu memperhatikan kemajuan Lampung Selatan, kemudian bekerjasama dengan Ormas seperti kita ini,” harap Mukhlisin.

Sama dengan NU, Muhammadiyah juga rupanya menginginkan Bupati yang Relijius, Nasionalis dan selalu memperhatikan kepentingan rakyat.

“Kami Ormas keagamaan ini akan senantiasa membantu, namun yang terpenting janji-janji politik nanti benar-benar direalisasikan, bukan sebatas slogan saja, kita kan kadang slogan muluk-muluk tapi realisasinya yang belum.” Pungkasnya.

Lnews.co kemudian menanyakan siapa kandidat yang menurut dua Ormas tersebut layak memimpin Lamsel 2021-2026, H. Mahfud dan H. Mukhlisin bungkam. (aka)

Comments

comments

Advertisements

Berita Popular

To Top
Shares