Nyabu di Hotel, Kades Muda di Bondowoso Ditangkap Polisi

oleh -38 views

BONDOWOSO – Gerakan Terpadu Berantas Kemaksiatan dan Narkoba (Gerdu Bersinar) di Bondowoso terus membuahkan hasil. Setelah baru-baru ini berhasil membongkar lokalisasi berjuluk ‘BRI’ dan ‘BUMN’, Rabu (28/9/2016) Jajaran Polres Bondowoso menciduk Kepala Desa Kejawan, Kecamatan Grujugan Kabupaten Bondowoso.

Kades Kejawan, berinisial ABK (30) tertangkap tangan oleh petugas saat asyik menikmati sabu-sabu di kamar nomer A9 Hotel Asri, sekira pukul 16.45 Wib. Tanpa perlawanan akhirnya Kades muda ini dikeler ke Mapolres Bondowoso untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Dari tangan pelaku, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa satu paket sabu , seperangkat alat hisap sabu (bong), 1 unit pipet kaca bening dan korek api yang sudah didesain untuk digunakan sebagai alat hisap sabu.

Penangkapan Kades Kejawan ini dibenarkan oleh Kapolres Bondowoso, AKBP Afrisal SIK yang juga sebagai Ketua Program gerdu Bersinar. Kapolres juga sangat menyayangkan ada tiga pilar Gerdu Bersinar yang terjaring narkoba.

“Seharusnya seorang Kades memberikan contoh yang baik kepada warganya, karena dia (Kades, red) adalah tiga pilar Gerdu Bersinar yang harus ikut memberantas narkoba, bukan malah menkonsumsinya,” ujarnya.

Saat ini, menurut Kapolres, pihaknya terus berupaya untuk menciptakan Bondowoso yang bebas dari kemaskiatan dan narkoba. Bahkan, Kapolres akan menindak tegas semua yang terlibat dengan kemasiatan dan narkoba.

“Pemberantasan narkoba di Bondowoso tidak pandang bulu. Siapa pun dia akan kami tindak tegas, sesuai dengan program Bondowoso yaitu Gerdu Bersinar,” tegas Afrisal SIK, Rabu (28/9) malam melalui sambungan teleponnya.

Tentunya, bisnis narkoba di Bondowoso tidak akan mengakar jika jaringan dan bandar narkoba diberantas. Oleh kara itu, Kapolres terus berupaya untuk mencari siapa bandarnya dan memutus mata rantai jaringan narkoba di Bondowoso.

“Kami akan terus berusaha untuk mengungkap siapa bandar narkoba di Bondowoso. Oleh karena itu saya meminta dukungan dan informasi dari seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama memberantas narkoba,” ujarnya.

Bahkan, ke depan Kapolres akan bekerjasama dengan Dinas Pendidikan untuk melakukan razia di sekolah. Razia ini dilakukan untuk pencegahan secara dini masuknya narkoba di tingkat pelajar.

“Tentunya razia ini akan kami lakukan tanpa sepengetahuan siswa. Kami akan tentukan target sekolah yang akan kami razia dan itu kami lakukan pada semua sekolah di Bondowoso. Langkah ini merupakan salah satu upaya kami dalam memberantas narkoba,” pungkas Kapolres.

Sementara, Kasat Reskoba Polres Bondowoso, AKP Asib SH MH menjelaskan, jika penangkapan Kades Kejawan ini bersumber dari laporan masyarakat, jika Kades akan melakukan pesta sabu. Setelahnya petugas langsung melakukan pengintaian, karena diduga kuat kades Kejawan sebagai pengguna sabu-sabu.

“Menurut pengakuan tersangka, sabu tersebut dibeli dari temannya bernama “Bapak” warga Kabupaten Jember, seharga 450 perpaket,” kata AKP Asib.

Kasat juga menjelaskan juka tersangka mengaku sudah 4 kali mengkonsumsi narkoba jenis sabu, dan yang ini adalah untuk yang lima kalinya. Saat ditangkap, tersangka sempat berusaha membuang barang bukti. Namun, petugas langsung melakukan penggeledahan.

“Dari hasil penggeledahan oleh petugas, berhasil menemukan barang bukti (BB) satu paket narkotika golongan 1, seberat 0,50 gram dan seperangkat alat hisap sabu. Dan tersangka dikenakan pasal 112, Ayat 1, subsidaer 127, Ayat 1 huruf 2 UU nomor 35 tahun 2009, tentang narkotika, dengan ancaman hukuman penjara paling lama 12 tahun,” urainya. (Rizki Ardian/suarajatimpost.com)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *